RAGAM

Murid SDK Don Bosko Kupang Pelajari Desain Rumah Tinggal

Menurut Fernandes, program desain dilihat sangat berat, namun melalui program desain sweet home sangat muda bagi anak-anak SD untuk melakukannya. “Anak-anak kelas IV diberikan dasar-dasar mengetik menggunakan microsoft word. Kelas V dibuat desain rumah, animasi dan kelas VI desain grafis dan sablon baju yang telah dimasukkan dalam materi,” katanya.

Fernades berharap,dengan pembelajaran ini agar menjadi pegangan bagi anak-anak dikemudian hari. Ketika mereka tamat, walau tidak melanjutkan sekolah pada jurusan arsistek, tetapi mereka sudah bisa mengetahuinya sistemnya.

Murid Kelas V SDK Don Bosco I, Rayen Dardana mengatakan, pembelajaran desain tidak terlalu sulit. “Saya sangat suka, karena programnya sangat muda. Waktu yang dipakai untuk mendesain tidak sampai satu jam,” katanya.

Hal senada dikatakan murid SDK Don Bosco, GLedis Liem. Dalam program desain tidak terlalu sulit. Dirinya akan terus mempelajari proses desain, agar kelak lebih menguasai dan menjadi skill yang tidak boleh hilang. (ify)

Baca Juga :   BKKBN NTT Sosialisasi SDKI kepada Mitra Kerja

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top