NASIONAL

Pemkab Malaka Sudah Klarifikasi di KASN soal Penonjoban Enam Pejabat Eselon II

JAKARTA, Kilastimor.com-Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka memberikan apresiasi dan penghargaan kepada Komisi Aparatur Sipil Negera (KASN) karena telah menerima delegasi pemerintah Daerah Kabupaten Malaka, untuk mengklarifikasi pencopotan enam ASN.

“Kita juga berterima kasih karena dalam pertemuan hari ini kita mendapatkan penyegaran berupa informasi-informasi yang up to date dalam pengelolaan SDM di daerah. Kita cukup puas dengan pertemuan itu terutama bisa mendapatkan informasi baru yang bermanfaat bagi kita sebagai daerah otonomi baru dalam melakukan penataan kedepan,” bilang Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran kepada wartawan disela acara pertemuan klarifikasi bersama KASN di Jakarta, Kamis (13/10/2016).

Bupati Malaka bersama jajarannya klarifikasi di KASN.

Bupati Malaka bersama jajarannya klarifikasi di KASN.

Bria Seran mengatakan, pemerintah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KASN karena telah memberikan kesempatan kepada pemerintah memberikan, menjelaskan dan klarifikasi terhadap keputusan tata usaha negara yang diambil pemerintah terhadap enam orang pejabat di Kabupaten Malaka. Soal rekomendasi KASN seperti apa akan dipelajari dan ditindaklanjuti.

Pertemuan hari ini sangat bagus sebagai pembelajaran bersama. Mengurus SDM itu tidak gampang karena menyangkut mengurus kebutuhan hidup manusia. Kalau kebutuhannya terganggu maka ASN akan datang mengadu. Ini sebuah pembekalan yang sangat baik bagi kami untuk tidak boleh melakukan kesalahan-kesalahan di daerah terkait pengurusan SDM. Ini pembekalan yang sangat berharga sehingga dalam pengelolaan SDM bisa sesuai aturan dan harapan bersama.

Baca Juga :   Polisi Diminta Tingkatkan PAM di Weoe

Dalam waktu dekat pihaknya akan mengesahkan perda tentang Organisasi Perangkat Daerah. Selanjutnya, pengisian jabatannya harus sesuai aturan dan prosedur yang berlaku. “Kita akan memperhatikan nasehat-nasehat penting yang disampaikan KASN dalam pertemuan hari ini. Hal yang sudah benar tetap diteruskan dan belum sempurna supaya dibenahi sesuai nasehat,” tuturnya.

Ketika ditanya wartawan terkait enam ASN yang dinonjobkan pemerintah dan ditempatkan pada dinas teknis apakah diberi sanksi ketika tidak berkantor sebagai staf PNS, Bria Seran mengingatkan supaya keenam PNS yang dicopot dan saat ini ditugaskan bekerja pada instansi teknis dilingkup pemkab Malaka supaya bekerja dengan baik.

“Saat dicopot mereka langsung ditempatkan sebagai staf pada Bappeda dan Dispendukcapil Kabupaten Malaka. Kalau mereka tidak masuk kantor sebagai PNS selama 46 hari secara berturut-turut atau tidak berturut-turut, maka Bupati akan mencopot dari PNS karena melanggar aturan kepegawaian yang berlaku. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top