RAGAM

Sopir Rental Diminta tidak Parkir di Pasar Beabuk-Betun

BETUN, Kilastimor.com-Sopir rental di Malaka diminta tidak menaikkan penumpang atau memarkir kendaraannya di Pasar Beabuk Betun. Mereka juga tidak boleh keluar masuk desa dan Kecamatan mencari dan mengangkut penumpang. Mereka hanya boleh menaikkan penumpang di agen atau pool yang ditentukan. Demikian sikap Kadis Dinas Perhubungan Kabupaten Malaka, Ferdinandus Un, Senin (3/10/2016) usai melakukan pertemuan dengan sopir AKDP.

Ferdinandus Un

Ferdinandus Un

“Kemarin para sopir bus datang ke kantor menyampaikan aspirasi dan curhat bahwa mereka mengalami kesulitan karena saat ini banyak travel dan rental yang beroperasi di Pasar Beabuk dan hal itu sangat merugikan sopir bus. Para rental parkir dan menaikkan penumpang di pasar Beabuk sehingga sangat mengganggu operasi bus,” jelasnya.

Ferdi mengatakan berkaitan dengan operasi rental antar kabupaten meliputi wilayah Kabupaten Malaka, Belu dan TTU hingga Kupang, pihaknya tidak memiliki kewenangan karena menjadi kewenangan provinsi. Buktinya oleh UPT Dinas Perhubungan Provinsi yang menerbitkan satu surat izin beroperasi salah satu mobil rental di Malaka.

Untuk rental gelap yang tidak berijin, pihaknya rencana melakukan pendataan terkait keberadaannya di Malaka. “Kita akan mencatat rental yang beroperasi . Saat kita datang ke lapangan melakukan pencatatan ternyata para sopir rental berkelit bahwa mereka bukan rental tetapi mengantarkan keluarga untuk berbelanja di pasar. Untuk mengatasi hal itu, kita akan adakan uji petik di Perbatasan Malaka dan TTS. Apabila mereka beroperasi tanpa izin, maka kita akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi untuk menindaklanjuti dan melakukan penertiban,” sebutnya.

Baca Juga :   Jhon Depa Undur Diri, Maryanti Laturmas-Adoe Terpilih Sebagai Ketua KPU Provinsi NTT

“Kalau rental harus punya pull dan agen sehingga tidak harus mencari penumpang di pasar, apalagi masuk sampai desa dan kecamatan,” timpalnya.

Terkait penertiban pengangkutan penumpang oleh kendaraan umum, Ferdi mengatakan pihaknya sudah melakukan kesepakatan dengan Polsek melakukan sosialisasi agar semua angkutan umum menggunakan sarana terminal. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top