RAGAM

2017, Pemprov NTT akan Gelar Tour de Timor

BETUN, Kilastimor.com-Pemerintah Provinsi NTT kedepan akan menggelar kegiatan lomba balap sepeda “Tour de Timor” sebagai sarana mempromosikan daerah dan memperkenalkan daerah kepada dunia internasional. Tahun 2017, Pemprov NTT fokus memperbaiki infrastruktur wilayah dan pada tahun 2018 rencana itu bisa direalisasikan dan rute yang diharapkan bisa melalui Malaka. Hal itu disampaikan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya saat melantik Pelindung, Pembina dan Pengurus Pramuka Kabupaten Malaka di Betun, Selasa (1/11/2016).

Frans Lebu Raya

Frans Lebu Raya

Berbagai upaya paparnya, akan dilakukan Pemprov NTT untuk mengenalkan daerah ini. Pelaksanaan Tour de Flores beberapa waktu lalu dampaknya sangat positif dan bermanfaat ganda. Dengan adanya kegiatan itu masyarakat internasional bisa mengenal daerah dari dekat. Itu sarana promosi daerah yang cukup baik dan praktis, sehingga kegiatan seperti itu tetap dilanjutkan untuk digelar kedepan.

Dalam rancangan, kedepan pelaksanaan Tour de Timor akan dilaksanakan dari Atambua menuju Kupang melalui TTU dan TTS, Kabupaten Kupang hingga Kota Kupang. Kabupaten Malaka akan digunakan sebagai persinggahan. Rencananya tahun 2017, persiapan di Malaka, dan tahun 2018 Kabupaten Malaka bisa menjadi destinasi utama Tour de Timor karena bisa memanfaatkan jalur selatan Pulau Timor.

Tahun 2017, Pemprov NTT akan memperbaiki sarana dan infrastruktur jalan di Jalur Selatan Pulau Timor agar tahun 2018 pelaksanaan Tour de Timor bisa melintasi daerah ini, karena masih natural dan alami . Pemandangan laut dan pegunungan di jalur Selatan Pulau Timor sangat bagus dan natural sehingga akan memberikan nuansa tersendiri bagi pelaksanakan Tour de Timor.

Baca Juga :   Mimbar Kamtibmas, Kasat Binmas Polres Kupang Ajak Masyarakat Hindari Kekerasan

“Pelaksanaan tour de Flores membawa dampak yang cukup besar bagi pembangunan infrastruktur wilayah di daratan Flores. Semua mata termasuk pemerintah pusat akan tertuju ke daerah yang dilewati. Waktu itu sebagai gubernur saya minta ke pempus untuk memperhatikan perbaikan ruas jalan yang dilewati dalam acara tour de Flores ternyata mendapatkan respon positif dari pempus. Beberapa sarana dan infrastruktur jalan yang rusak di daratan flores dalam waktu tidak terlalu lama mendapatkan perhatian untuk diperbaiki dan terbukti saat pelaksanaanya semua infrastruktur jalan sudah baik,” timpalnya.

Di Malaka juga sama, kita akan kemas agar pelaksanaan Tour de Timor ke depan, Kabupaten Malaka bisa jadi destinasi Utama pelaksanaan kegiatan Tour de Timor. Kalau konsep itu yang digunakan maka semua perhatian dan energy akan diarahkan ke Malaka terutama untuk perbaikan sarana dan infrastruktur wilayah yang dimiliki. “Keuntungan kita ganda, daerah kita bisa dikenal dunia internasional sekaligus infrastruktur wilayah dan sarana prasarana kita mendapatkan perhatian untuk diperbaiki,” ujarnya. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top