RAGAM

BPMD Malaka Tuntas Keluarkan Rekomendasi Pencairan Dana Desa

BETUN, Kilastimor.com-BPMPD Kabupaten Malaka sudah mengeluarkan rekomendasi pencairan dana desa dan ADD bagi 127 Desa di Kabupaten Malaka. “Kita sudah tuntas keluarkan rekomendasi pencairan sejak Kamis (3/11). Saat ini desa tinggal melanjutkan proses pencairan di PPKAD dengan memenuhi sejumlah persyaratan yang harus dibawa. Kita berharap desa segera mengeksekusi ADD di lapangan dan membuat laporan sebagai persyaratan pencairan ADD tahap kedua. Seluruh proses pencairan ADD paling lama tanggal 20 desember sudah harus tuntas,” jelas Kaban BPMPD Kabupaten Malaka, Agustinus Nahak kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (4/11/2016).

Agustinus Nahak

Agustinus Nahak

Agus mengatakan dalam melakukan penandatanganan rekomendasi pencairan tahap pertama, pihaknya sudah mengingatkan desa agar segera mengeksekusi dana yang sudah dicairkan agar tidak mengalami keterlambatan. Kita sudah minta mereka segera eksekusi sesuai perencanaan yang dibuat dan kalau sudah selesai supaya dibuatkan laporannya sebagai prasarat pencairan tahap II.

Kalau laporan tahap I tidak dimasukkan, maka desa tidak bisa mencairkan ADD tahap II. “Kita juga mengingatkan desa bahwa batas akhir pencairan ADD paling lama 20 desember. Kalau lebih dari tanggal itu maka ADD yang tidak bisa dicairkan itu masuk dalam SILPA tahun berikutnya,” ungkapnya.

Dinas teknis sudah melakukan pemantauan di lapangan, ternyata desa yang lamban mengajukan proses pencairan karena SDM di desa tidak ada untuk mengerjakan administrasi yang dibutuhkan. Desa cenderung mencari orang lain diluar desa untuk mengerjakan administrasi sehingga mengalami keterlambatan. Pihaknya masih melakukan pendataan persoalan yang dihadapi di desa agar dicarikan solusinya kedepan.

Baca Juga :   Gubernur: NTT Harus Dapat Benefit dari Kepemilikan Komodo

“Kita masih merancang skedul agar pembahasan ADD ditingkat Kabupaten, agar desa lebih menpercepat prosea agar tidak mengalami keterlambatan seperti sekarang. Kita berharap proses pencairan ADD di desa sesuai skledul dan agenda nasional sehingga tidak mengalami keterlambatan seperti saat ini,” tuntasnya. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top