RAGAM

Dandim Himbau Warga Belu Hindari Perpecahan

ATAMBUA, Kilastimor.com-Dandim 1605/Belu, Letkol Czi, Nurhidin Adi Nugroho menghimbau kepada seluruh warga Kabupaten Belu dan Malaka agar hidup saling menghargai, menghormati tanpa membeda-bedakan satu sama lain. “Jangan pernah kita mengkotak- kotakan terhadap sekelompok masyarakat,” ujar Nurhidin, Jumat (11/11/2016).

Dandim

Nurhidin Adi Nugroho

Karena jelas dia, dasar utama dalam kehidupan berbangsa, bernegara yang pertama yakni Ketuhanan yang Maha Esa berlanjut seterusnya pada ayat berikut untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat.

Nurhidin menegaskan, jangan pernah kita dikotak-kotakan atau dibedakan dengan kata-kata profokator yang membuat kehidupan masyarakat pecah. “Kita semua sama masyarakat khususnya penduduk Kabupaten Belu, NTT dan penduduk Indonesia. Hindari perpecahan dalam kehidupan bermasyarakat. Mari kita sama-sama satu langkah untuk membangun daerah agar lebih maju dan masyarakat hidup sejahtera,” pinta Nurhidin.

Sebagai Dandim Belu yang baru bertugas di wilayah perbatasan Indonesia-Timor Leste, dia mengatakan ini merupakan lembaran baru dalam kehidupannya dan akan mengabdi, menjalankan tugas untuk bisa lebih bermanfaat bagi seluruh masyarakat.
“Saya akan berupaya, apapun yang saya bisa untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat. Apapun itu bentuknya, sekecil apapun peluang akan saya manfaatkan itu,” ketus dia.

Dikemukakan bahwa, TNI adalah Tentara Nasional Indonesia, bukan tentara golongan. Tidak ada politik dalam tubuh TNI dan tidak ada agama dalam tubuh TNI. Tapi TNI adalah hadir untuk nasional, hadir untuk Indonesia ibarat lem perekat terhadap kertas kertas yang tersebar. (yan)

Baca Juga :   Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi di SMKN Kobalima Tunggu Hasil Audit BPKP
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top