RAGAM

Hargai Pahlawan dengan Jaga Persatuan Bangsa

OELAMASI, Kilastimor.com-“Satukan Langkah Untuk Negeri,” demikianlah tema peringatan hari pahlawan di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang pada Kamis (10/11) lalu.
Upacara peringatan Hari Pahlawan, yang dilakukan di Oelamasi, Kabupaten Kupang itu, diikuti oleh pegawai di lingkup Pemkab Kupang, TNI-Polri dan siswa-siswi dari beberapa sekolah di Kabupaten Kupang.

Wabup Kupang saat hendak memimpin upacara bendara peringati Hari Pahlawan.

Wabup Kupang saat hendak memimpin upacara bendara peringati Hari Pahlawan.

Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati Kupang, Korinus Masneno mengatakan, berbicara tentang memperingati hari pahlawan adalah sebuah semangat. Semangat kepahlawanan menurut Masneno adalah semangat persatuan.

“Persatuan yang dimaksudkan disini adalah persatuan yang bulat-mutlak dengan tiada mengecualikan sesuatu golongan dan lapisan. Dan semangat kepahlawanan adalah semangat membentuk dan membangun negara,” jelas Masneno.

Dia melanjutkan, semangat kepahlawanan saat ini tidak cukup hanya dengan mempertahankan patriotisme defensif, tetapi dibutuh patriotisme yang lebih positif dan progresif. Patriotisme sejati menurutnya, bukan sekedar mempertahankan melainkan juga memperbaiki keadaaan Negeri. Untuk itu, harus mengembangkan ketahanan bangsa untuk bisa mandiri dalam ekonomi, berdaulat dalam bidang politik dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Dengan demikian, menurut Masneno, pada momentum peringatan hari pahlawan 10 november kali ini, dapat mengambil makna yang terkandung di dalamnya dengan meneladani nilai-nilai luhur yang diwariskan. Masneno memberi contoh, nilai-nilai yang diwariskan antara lain ketaqwaan kepada Tuhan yang maha Kuasa, pantang menyerah, jujur dan adil, percaya kepada kemampuan sendiri serta kerja keras untuk membangun Indonesia yang sejahtera, sebagaimana cita-cita para pahlawan bangsa.

Baca Juga :   Warga Atambua Temukan Bayi Baru Lahir dan Dibuang Orang Tuanya

Sementara itu, Yermias Pase salah seorang tokoh pemuda Kabupaten Kupang, ketika menghadiri kegiatan ini, mengungkapkan dirinya menyadari bahwa, sebagai generasi penerus bangsa, mempunyai kewajiban mengisi kemerdekaan dengan memberikan pelayanan terbaik dengan melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya.

Diungkapkan, peperangan saat ini ialah peperangan melawan ketertinggalan, perjuangan melawan kebodohan dan melawan karakter negatif kita yang merusak bangsa untuk maju dan berkembang.

Sedangkan Martce Banoet, secara pribadi mengemukakan, negara Indonesia saat ini membutuhkan pahlawan-pahlawan baru yang bisa membuat Indonesia menjadi lebih baik dan sebagai generasi muda penerus bangsa yang bertanggung jawab mengisi kemerdekaan bangsa dengan mengisi kemerdekaan melalui bakat, keterampilan dan pekerjaan. (qrs)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top