RAGAM

Keuskupan Atambua Apresiasi Perarakan Besar Malaka

BETUN, Kilastimor.com-Keuskupan Atambua mengapresiasi pelaksanaan Perarakan Besar Malaka yang dilaksanakan setiap dua tahun pada tahun genap.‎ Kita berharap pelaksanaan perarakan kedepan tetap mengedepankan peningkatan iman umat melalui kegiatan kerohanian yang dilaksanakan. Perarakan Patung Bunda Maria dan Tuhan Yesus di berbagai Paroki harus bisa menjadi sarana meningkatkan mutu iman umat. Umat Allah harus memanfaatkan momentum itu sebagai sarana pembaharuan iman dan lebih mencintai Bunda Maria dan Tuhan Yesus melalui kegiatan devosi yang dilaksanakan. Hal itu disampaikan Vikjen Keuskupan Atambua , Theodorus Asa Siry kepada wartawan disela acara perayaan puncak perayaan perarakan besar Malaka di Betun, Senin (31/10).

Patung Bunda Maria dan Salib Yesus diarak umat di Malaka.

Patung Bunda Maria dan Salib Yesus diarak umat di Malaka.

Perarakan Besar Malaka kata dia, merupakan kegiatan devosi yang daksanakan umat dan gereja sangat mendukung untuk pengembangan iman umat. Kedepan kita harapkan kegiatan seperti itu tetap dirancang agar bisa menjadi sarana meningkatkan iman umat. Kegiatan rohani tetap menjadi prioritas pelaksanaan kegiatan. Pengurus perlu melakukan penataan sehingga nuansa rohani tetap mendapat pertama dalam kegiatan perarakan itu.

“Ini peritiwa penting. Ini perayaan syukur dan perayaan iman bagi umat katolik di dekenat Malaka. Ini wujud nyata teristimewa pengormatan umat kepada Bunda Maria sebagai bunda Gereja. Sebagai pengantar bagi kita dan penolong dalam kehidupan menggereja. Dengan peristiwa ini umat dari waktu ke waktu tetap berdoa Rosario dan melibatkan Bunda Maria dalam kehidupannya,” imbuhnya.

Baca Juga :   Bupati Malaka Rutin Cek Pengerjaan Lapangan Umum Betun

Selama dua hari ini, dirinya melihat peristiwa ini menjadi perayaan persaudaraan antar umat terurama dalam pelaksanaan berbagai kegiatan. Umat sangat bersatu melaksanakan kegiatan dan mereka saling menerima kemenangan dan kekalahan dalam pertandingan. ‎Semangat persaudaraan kristiani benar-bemar nampak dalam setiap acara. Semangat kebersamaan sangat nampak dalam berbagai kegiatan sehingga perlu ditingkatkan ke depan.

“Kita harapkan kedepan tetap dipertahankan dan ditingkatkan pelaksanaannya agar tetap hidup dan tidak membosankan. Acara-acaranya perlu diatur sehingga tidak lama dan membosankan. Harus diatur sehingga benar-benar hidup dan memberi kesan istimewa kepada umat,” tutupnya. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top