HUKUM & KRIMINAL

Kodim 1605/Belu Amankan Tujuh Boks Ikan yang Hendak Diselundupkan ke Timor Leste

ATAMBUA, Kilastimor.com-Sebanyak tujuh boks ikan berhasil diamankan anggota staf Intel Kodim 1605/Belu , Kopda Vitalys Ning Naen di Pantai Pasir Putih, Atapupu, Desa Kenebibi, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Timor Barat, saat hendak diselundupkan ke Timor Leste, Jumat (25/11/2016) pukul 09.00 wita.
Barang bukti milik Oktovianus Loe, warga Desa Kenebibi itu terpaksa diamankan dan ditahan staf Intel Kodim Belu lantaran disinyalir akan diselundupkan ke negara tetangga Timor Leste melalui perairan laut Atapupu.

Inilah ikan dalam boks yang berhasil diamankan jajaran Kodim Belu.

Inilah ikan dalam boks yang berhasil diamankan jajaran Kodim Belu.

Dandim 1605/Belu, Letkol Czi. Nurhidin Adi Nugroho melalui Pasi Intel Kodim Lettu Inf. Jemry E. Mamengko saat dihubungi media di Atambua membenarkan adanya pengamanan terhadap ikan yang akan diselundupkan ke Timor Leste.

Menurut Lettu Mamengko, kejadian tersebut berawal dari informasi yang diperoleh sumber yang menyebutkan bahwa ada aktivitas penyelundupan ikan yang dilakukan oleh oknum warga di pesisir pantai pada Rabu (23/11) lalu. Berdasarkan informasi tersebut, maka anggota staf Intel melakukan pemantauan di lapangan dan berhasil mendapati pemilik ikan beserta barang bukti di lokasi Pasir Putih.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh, ungkapnya, pemilik mengakui ikan tersebut dibelinya dari Pasar Baru Atambua dengan harga per boks Rp 700.000 dan dijual kembali ke wilayah Timor Leste dengan harga mencapai Rp 900.000 per boks. Keuntungan yang diperoleh rata-rata Rp 200.000 dan aktivitas illegal tersebut dilakukan setiap dua minggu terakhir dan telah berlangsung kurang lebih selama lima bulan terakhir.

Baca Juga :   Hadapi ETMC 2019, Askab PSSI Malaka Rekrut 30 Pemain

Pemilik ikan diberikan peringatan agar tidak lagi melakukan tindakan illegal. Setelah melalui koordinasi barang bukti yang diamankan diangkut menggunakan kendaraan bersama pemilik anggota Intel Kodim menuju ke Atambua untuk dijual kembali di Pasar Baru Atambua.

“Kita bawa kembali ikan juga pemiliknya untuk dijual kembali ikan tersebut di wilayah Indonesia. Kita berikan pencerahan dan peringatan untuk pemilik ikan agar tidak mengulangi lagi hal serupa. Tetapi apabila pemilik ulangi lagi aktivitas itu maka akan kita tindak tegas,” tukas Mamengko. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top