RAGAM

Layanan Publik Pemda Paling Banyak Diadukan ke Ombudsman

KUPANG, Kilastimor.com-Pengaduan masyarakat ke Ombudsman terkait buruknya pelayanan publik meningkat. Sesuai catatan dari 33 perwakilan Ombudsman diseluruh Indonesia, secara statistik baik perwakilan maupun nasional termasuk NTT, pengaduan pelayanan Pemda menjadi yang tertinggi.
Demikian disampaikan Komisioner Ombudsman RI, Dadan Saharma Wijaya saat konfrensi pers pada acara seminar nasional tentang penanganan pengaduan masyarakat sebagai katalisator pencegahan korupsi dan peningkatan efektifitas pembangunan daerah yang di gelar oleh atas kerjasama Uni Rropa, Bandung Trust Advisory Group dan Ombudsman RI serta Pemerintah Kota Kupang, di Sotis Hotel Kupang, Rabu (16/11).

Dadan Saharma Wijaya

Dadan Saharma Wijaya

Menurut Dadan, tingginya aduan pelayanan pemerintah daerah ke Ombudsman ini perlu dimaklumi. Pasalnya, semua itu merupakan akumulasi dari 543 kabupaten /kota dan 34 provinsi.

“Ya kalau pangaduan dari sisi sektoral agak unik di Indonesia yakni paling banyak di ATR BPN, karena sudah beberapa kali dipanggil oleh Ombudsman menyelasaikan kasus-kasusnya. Namun di Pertanahan ini agak sistemik kasusnya sampai akhirnya pemanggilannya tidak pada level eselon satu, tetapi sampai menteri juga dipanggil untuk hal-hal tertentu terkait kasus-kasus ATR,” kata Dadan.

Sementara itu, rangking berikut soal pengaduan yakni, pengaduan dipenegakkan hukum yakni kepolisian dan lembaga peradilan, dimana lembaga peradilan sampai terakhir agak ramai yang dilakukan perwakilan di Ombudsman melakukan investigasi di pengadilan dengan melakukan perekaman tentang prilaku panitera pengadilan. Urutan aduan lain yakni, BUMN dan BUMD. (ify)

Baca Juga :   DLH Belu dan Warga Aidila Rehabilitasi Pesisir Pantai
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top