RAGAM

Lebu Raya: Kita Tolak Radikalisme dan Terorisme

ATAMBUA, Kilastimor.com-Kondisi politik dan keamanan nasional dan yang sedang memanas, mendapat perhatian masyarakat Indonesia dan NTT pada khususnya. Walau demikian, masyarakat di setiap daerah di wilayah Nusa Tenggara Timur, dihimbau untuk tidak terpancing atau terprovokasi dengan situasi yang terjadi di daerah lain.
Demikian harapan Gubernur NTT Frans Lebu Raya usai membuka kegiatan rapat kerja (Raker) bersama para Bupati se-Provinsi dan Walikota Kupang di Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste, Kamis (17/11/2016).

Frans Lebu Raya

Frans Lebu Raya

Menurut Lebu Raya, salah satu materi yang akan dibahas dalam raker yakni urusan radikalisme dan terorisme yang harus terus menerus diantisipasi bersama. Sebab tindakan radikal dan terorisme ada di depan mata.
“Langkah antisipasi terus harus dilakukan, memperkuat koordinasi, kerjasama diantara seluruh komponen bangsa didaerah ini untuk mencegah munculnya radikalisme dan terorisme,” ujar dia.

Menurut Lebu Raya, sudah berkali-kali dalam rapat dinegaskan tetap menolak radikalisme dan terorisme di NTT. Bisa saja terkait situasi Jakarta ada orang yang mau menggunakan kesempatan ini di daerah dan ini harus dicegah.
“Kita tolak radikalisme dan terorisme. Kita hargai perbedaan yang ada juga hargai pancasila dan NKRI harga mati,” kata Labu Raya.

Diharapkan, agar seluruh komponen masyarakat harus menjaga situasi di masing-masing daerah. Para Bupati harus selalu berkoordinasi dengan seluruh pimpinan tokoh agama, tokoh pemuda, unsur elemen sehingga wilayah kita tetap aman, tenteram dan damai.
“Kita bersyukur di Timor tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Para Bupati harus memperhatikan, sebab ini penting dan harus terus-menerus meyakinkan masyarakat, memberikan pencerahan agar masyarakat cerdas dalam menyikapi situasi di daerah lain, sehingga daerah kita tetap kondusif,” pinta Lebu Raya. (yan)

Baca Juga :   PAW Benny Chandra akan Dilakukan Setelah Perubahan Anggaran
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top