RAGAM

Paul Liyanto Sosialisasi Empat Pilar di Amanuban Tengah, TTS. “Jaga Pancasila Sebagai Ideologi Negara”

SO’E, Kilastimor.com-Kehidupan berbangsa dan bernegara tengah mengalami rongrongan baik dari dalam maupun luar. Kondisi ini tentunya harus disikapi secara bijak oleh seluruh komponen bangsa Indonesia. Semua anak bangsa sudah harus memegang komitmen dan tekad yang sama yakni, hidup berdasarkan UUD 1945, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. Demikian paparan Anggota DPD/MPR RI, Abraham Paul Liyanto, ketika membawakan materi sosialisasi Empat Pilar kepada para guru dan masyarakat di Kecamatan Amanuban Tengah, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi NTT, Senin (28/11) kemarin.

Paul Liyanto sosialisasi empat pilar di Amanuban Tengah, TTS.

Paul Liyanto sosialisasi empat pilar di Amanuban Tengah, TTS.

Paul Liyanto begitu ia kerap disapa mengemukakan, sejak berdiri, masyarakat Indonesia sudah mengikrarkan janji kebulatan dan kebulatan tekad, untuk hidup bersama, dalam berbagai keragaman suku, agama, ras dan antar golongan. Keberagaman anak bangsa tersebut, dinilai sebagai kekuatan yang tidak dimiliki bangsa lain. Dan kondisi ini masih sangat relevan hingga saat ini.

UUD 1945, sebagai sumber segala sumber hukum, Pancasila sebagai ideologi negara, Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan bangsa dan NKRI sebagai bentuk negara Indonesia sudah final, dan kini tetap sesuai dengan perkembangan global. Karena itu, sudah sepantasnya dipertahankan oleh seluruh anak bangsa, termasuk di Amanuban Tengah. “Kita harus berdiri paling depan dengan mengangkat panji empat pilar kebangsaan itu. Semua masih sangat relevan hingga saat ini, walau digoyang globalisasi,” ungkapnya.

Baca Juga :   Lay: Pelayanan Kesehatan di Belu Masih Jauh dari Indeks Nasional

Pages: 1 2

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top