RAGAM

29 Pejabat Eselon II Belu Dilantik. Lelang Jabatan Lowong Dilaksanakan pada 30 Januari 2017

ATAMBUA, Kilastimor.com-Pemda Belu resmi mengisi jabatan dalam Struktur Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) sebagaimana diamanatkan oleh PP 18 Tahun 2016. Sebanyak 29 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belu dimutasi. Pergeseran posisi sejumlah pejabat tersebut berdasarkan hasil asessment yang telah diikuti 29 pejabat esalon II beberapa waktu lalu.

Wabup Belu, JT Ose Luan lantik pejabat eselon II.

Wabup Belu, JT Ose Luan lantik pejabat eselon II.

Pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat eselon II itu langsung dilakukan oleh Wakil Bupati Belu, J.T Ose Luan dihadiri Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Belu serta Pimpinan Forkompinda Belu bertempat di Gedung Betelalenok, Kamis (29/12/2016).

Adapun 29 pejabat Esalon II yang dilantik antara lain, Elly Ch. Rambitan, Yeremias Kali Taek, Ulu Emanuel, Frederik Andrada, Ludovikus Manu, Aloysius Haleserens, Tisera Antonius, Romualdus J Manek, Theresia M. B Saik, M.K Eda Fahik, Nikolaus Umbu Kundji Biri, Alfredo Pires Amaral, Hasan Mukin, Egidius Nurak, Arnoldus Bria Seo, Anton Suri, Dominikus Mali. Marsel Mau Meta, Mikael Baba, Patrisius Asa, Johanes A Prihatin, Imelda H. Lotuk, Maria Sabina Mau Taek, Florianus Nahak, Wilibrodus Leto, Kornelis Besin, Jonisius R Mali, Alfonsius Kehi dan Yohaneta Mesak.

“29 orang yang dilantik hari ini mereka sudah asessment, dari hasil asessment itu ada pengukuhan untuk mereka yang jabatan tetap, sedangkan mereka berpindah itu namanya job fit. Berdasarkan hasil asessment akhirnya diambil keputusan mereka menjabat,” ungkap Wabup Ose kepada awak media usai acara tersebut.

Baca Juga :   Ditahan 78 Hari, Pemerintah Timor Leste Bebaskan Dua WNI. Atase: Besok Antoneta dan Tomasia Dipulangkan ke Belu

Ditekankan, jabatan apapun yang diberikan kepada 29 pejabat eselon yang dilantik hari ini adalah suatu kepercayaan dan harus dijemput dan dijaga dengan baik. Diharapkan mereka harus siap dan melaksanakan tugas ini dengan baik. Nantinya kedua puluh sembilan pejabat ini akan menandatangani kontrak kinerja, jadi aturannya itu dua tahun baru bisa mutasi.

“Tetapi kontrak kinerja itu tidak dilaksanakan dengan baik maka bisa saja sebelum dua tahun mereka diganti. Dari kontrak kinerja itu orang bisa menjadi nonjob karena itu sudah ada dasar. Oleh karena itu tadi saya tegaskan kepada mereka supaya mulai bekerja hari ini, bekerja dengan baik dan harus belajar siap ,” tandas dia.

Kepada pejabat Eselon III yang nanti ingin mengikut lelang jabatan ada sembilan jabatan yang masih lowong akan mengikuti uji komptensi, diuji keperibadian seseorang berdasarkan rangkaian pertanyaan ataupun kuisoner yang diberikan asesor. Sembilan jabatan yang akan dilelang yakni, Bappeda, BKPP, Dinas PPO, Dinas Kehutanan, Dinas Pemuda dan Olahraga, BPMD, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Pertanian dan Peternakan dan Dinas PU.

“Eselon III siapkan diri untuk uji kompetensi pada 30 Januari tahun depan, dan saat itu kita akan promosi eselon II untuk mengisi sembilan jabatan yang lowong,” sebut mantan Sekda Belu itu. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top