RAGAM

ARAPEL TTU Tagih Janji Bupati Ray Fernandes Cabut IUP PT. ERI

KEFAMENANU, Kilastimor.com-Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan (ARAPEL) Kabupaten TTU menagih janji Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes terkait pecabutan IUP PT. Elgari Resources Indonesia (ERI), yang disampaikan pada 28 Maret 2015 di hadapan jajaran SKPD lingkup TTU, DPRD TTU dan masyarakat lingkup tambang yang hadir.

Lokasi tambang Oinbit, TTU.

Lokasi tambang Oenbit, TTU yang dibiarkan rusak.

Perwakilan Suku Ataupah, Nikolas Ataupah kepada Kilastimor, Minggu (12/12/2016) mengaku kecewa, pasalnya Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes tidak menepati janjinya terkait pencabutan IUP Operasional PT. ERI. Padahal, pada 28 Maret 2015 Bupati Ray Fernandes sapaan karibnya, telah berjanji dalam waktu tiga bulan tidak ada penyelasaiaan antara pihak PT ERI dan masyarakat, maka IUP akan dicabut. Namun hingga kini tidak ada informasi yang pasti.

Perwakilan Suku Naikofi, Yosep Naikofi kepada media ini menjelaskan, dengan tetap aktifnya IUP Operasional PT ERI, membuat masyarakat cemas dan khawatir kalau PT ERI akan beroperasi lagi. Pihaknya meminta IUP harus dicabut dan kerusakan alam yang ditimbulkan saat ini, harus dipertanggungjawabkan dan dikembalikan kondidinya seperti semula atau direboisasi.

“Tanah ini akan terus kami wariskan kepada anak cucu kami. Jadi kami minta segera direboisasi,” tutur Naikofi

Terpisah, Mantan Ketua LMND Kota Kefamenanu, Agustinus Hipolitus Seran melihat adanya inkonsistensi yang dilakukan Bupati Raimundus Fernades terhadap komitmenya yakni mencabut IUP operasional PT ERI di Oenbit. Hal mencerminkan sikap seorang bupati yang tidak populis.

Baca Juga :   Camat Maltim dan Ibu-Ibu Mengusung Patung Bunda Maria. " Ini Perhormatan untuk Bunda Maria"

Dikemukakan, pihaknya dari ARAPEL menuntut tegas sikap dari Bupati TTU untuk segera mencabut IUP PT. ERI dan kembalikan kedaulatan rakyat sesuai amanat Konstitusi pasal 33. (jos)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top