RAGAM

Komitmen Pemkab Malaka Tinggi, BKKBN NTT Optimis Perkampungan KB Sukses di Malaka

BETUN, Kilastimor.com-BKKBN Provinsi NTT yakin dan optimis bahwa perkampungan KB kedepan akan maju dan berkembang di Malaka. Salah satu indikator keberhasilan itu terletak pada komitmen pemerintah dan masyarakat untuk membangun dirinya dan keluarga di Malaka.
“Tadi dalam perbincangan dengan Bupati ternyata beliau memberikan apresiasi terhadap program pencanangan perkampungan KB di Kabupaten Malaka. Beliau Komit mengintegrasikan semua kemampuan dan sumber daya untuk membangun perkampungan KB di Kabupaten Malaka,” bilang Kepala Perwakilan BKKBN Propinsi NTT, Kris Saputra disela acara pencanangan program perkampungan KB di Loomota-Desa Umatoos-Kecamatan Malaka Barat, Kamis (1/12/2016).

Bupati Malaka terima plakat dari Kepala BKKBN Provinsi NTT.

Bupati Malaka terima plakat dari Kepala BKKBN Provinsi NTT.

‎Saputra mengatakan dalam program ini diharapkan masyarakat dapat membangun dirinya sendiri dan keluarganya untuk meningkatkan kualitas hidup keluarganya masing-masing.

“Kita berharap kalau boleh dalam satu rumah tangga tidak boleh ada balita lebih dari satu karena akan mengurangi perhatian pada balita yang bersangkutan. Kita harus fokus pada satu balita agar perhatian kita fokus dan terarah karena pertumbuhan anak 80 persen ada pada masa balita. Ketercukupan gisi anak dan perhatian yang baik akan merangsang pertumbuhan anak balita,” tuturnya.

Semua pihak tambahnya, harus bersama dan tetap bergandengan tangan serta berjuang karena tingkat kematian bayi di Provinsi NTT masih cukup tinggi. Untuk itu, dengan pencanangan ini semua harus membangun penyadaran bagi setiap keluarga agar bisa memperhatikan kualitas dan SDM balita selama masa pertumbuhan.

Baca Juga :   Benny Candra Berpasangan Dengan Taolin Ludovikus?

BKKBN NTT katanya, sifatnya hanya memfasilitasi kebutuhan melalui program DAK fisik dan DAK non fisik. DAK fisik lebih menekankan pada kelancaran pelayanan seperti pengadaan mobil untuk melancarkan kegiatan di lapangan. DAK non fisik lebih memperhatikan supaya balai penyuluh KB difasilitasi.

Pemprop urainya, akan tetap berkoordinasi dengan Pemkab Malaka. Setiap tahun setiap Kabupaten di NTT mendapatkan alokasi dana DAK sekitar Rp 700 juta hingga Rp 1 miliar guna melancarkan program di daerah. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top