RAGAM

Mayoritas Lakalantas di Belu dan Malaka Dipicu Mabok Miras

ATAMBUA, Kilastimor.com-Tingkat kecelakaan lalulintas di Belu dan Malaka meninggkat dalam sebulan terakhir. Kasat Lantas Polres Belu, IPTU I Made Juni Artawan kepada media ini mengemukakan, kecelakaan lalu lintas jalan yang terjadi dipicu mabok akibat minuman keras (miras).

IPTU I Made Juni Artawan

IPTU I Made Juni Artawan

“Kecelakaan lalu lintas jalan biasanya terjadi sekitar jam 10 malam ke atas. Rata-rata mereka yang celaka itu karena ulah mabuk miras atau alkohol,” ungkap Artawan ketika dihubungi, Rabu (30/11/2016).

Dia menjelaskan, rata-rata pengendara yang mengalami kecelakaan akibat mengkonsumsi miras setelah kembali dari pesta. Untuk wilayah Belu dan Malaka, lakalantas jalan di Malaka termasuk kategori lumayan. Korban kecelakaan ada yang meninggal dunia, juga ada mengalami lukat berat.

“Ini pengaruh minum keras. Jadi setelah mabuk, ada yang tidak kenakan helm sehingga saat kecelakan mengenai benturan hingga menyebabkan kematian,” ungkap Artawan.

Guna mengantisipasi meningkatnya kecelakaan, jelas Kasat Lantas kedepan Satlantas Polres Belu akan melakukan sosialisasi tentang mengendarai sepeda motor bagi para pelajar sekolah tingkat SMP dan SMA di wilayah Belu dan Malaka.
“Hal itu dimaksudkan, supaya para pelajar mengerti apabila saat membawa motor harus memiliki dokumen lengkap. Ini bisa mengurangi angka kecelakaan lalu lintas,” ujar dia.

Sementara itu, data Anev laka lantas selama operasi zebra turangga 2016 yang dilakukan pada 16-29 November berjumlah lima laka lantas. Jumlah ini meningkat dibandingkan dengan tahun lalu hanya dua kasus.

Baca Juga :   DPRD Malaka Segera RDP dengan PLN

Kedepan, pihaknya akan berupaya melakukan penertiban parkiran kendaraan-kendaraan di area pasar baru. Pasalnya parkiran kendaraan tersebut sering menyebabkan terjadi lakalantas.
“Itu satu pekerjaan rumah kita akan tertibkan jalur lalulintas di area pasar baru. Ada beberapa tanda larangan yang selalu dilanggar oleh para pengendara,” sebut mantan Kasat Lantas Polres TTU itu.

Tambah Artawan, terjadinya kecelakaan laka lantas jalan juga dikarenakan kurangnya kesadaran dari masyarakat sendiri yang tidak mau mengikuti aturan lalu lintas yang telah ada. Oleh sebab itu dihimbaukan untuk seluruh masyarakat di Belu maupun Malaka, apabila mengendarai kendaraan tolong diperhatikan dokumennya. “Terutama pengamanan kepala, helm harus selalu dipakai karena kecelakaan itu tidak mengenal usia atau siapapun dan dimanapun,” himbau dia. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top