RAGAM

Pemda Malaka Diminta Dorong Jalan Provinsi jadi Jalan Strategis Nasional. 2017, Ruas Jalan Umasukaer-Nurobo Dikerjakan Pempus

BETUN, Kilastimor.com-Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka diminta perlu berupaya mendorong jalan propinsi di wilayah Kabupaten Malaka, untuk dinaikkan statusnya menjadi jalan strategis nasional, agar penanganannya dilakukan pemerintah pusat dengan dana APBN. Kalau status jalannya masih jalan propinsi, maka penanganannya akan lamban karena keterbatasan dana dari Pemprov NTT untuk membangun Infrastruktur jalan dan jembatan. DPRD Provinsi NTT dengan kewenangannya akan berjuang melalui parlemen di provinsi terkait perubahan status jalan itu.
Malaka punya peluang yang besar karena berbatasan darat dengan negara Timor Leste dan berbatasan laut dengan negara Australia. Hal itu disampaikan Anggota Komisi II DPRD Provinsi NTT, Alfridus Bria Seran saat berdialog dengan pemkab Malaka di Betun, Jumat (2/12-2016).

Alfridus Bria Seran

Alfridus Bria Seran

Frid Bria Seran begitu panggilan akrabnya mengatakan, pemerintah harus melihat peluang perubahan status jalan provinsi menjadi jalan strategis nasional. Jalan dari Motamasin-Wewiku-Kolbano-Batu Putih yang sering disebut jalan jalur selatan Timor saat ini sudah menjadi jalan strategis nasional. Begitu juga dengan jalan di Simpang Umasukaer -Nurobo saat ini sudah jadi jalan strategis nasional dan dikerjakan dengan dana APBN.

Malaka bilangnya, masih punya peluang merubah beberapa ruas jalan provinsi di Malaka sebagai jalan strategis nasional seperti ruas jalan Weliman-Boudukfoho-Bo’en-Tafuli menuju TTS dan TTU. Ruas jalan itu bisa ditingkatkan statusnya menjadi jalan strategis nasional. Begitupun jalan dari Welaus menuju menuju Kabupaten Belu, bisa jadi jalan strategis nasional. Begitupun jalan dari Boas ke Kobalima lewat Halibot bisa jadi jalan strategis nasional. Serta masih ada ruas jalan lain yang bisa diseting untuk itu. Peluang itu harus ditangkap agar pembangunannya ditangani dengan dana APBN.

Baca Juga :   Ruas Jalan di Botin Maemina Tak Kunjung Tuntas. CV. Glorya: Kami Hanya Suplai Material

“Kalau kita berharap pada anggaran dari provinsi untuk membangun jalan, maka akan lama karena dibutuhkan dana Rp 3 triliun untuk menyelesaikan pengerjaan jalan propinsi untuk seluruh Kabupaten/kota di NTT,” ungkapnya.

Karena kererbatasan anggaran, Pemprov NTT tiap tahun hanya bisa membangun paling banyak 1 km jalan provinsi di Kabupaten/kota dengan dana sebesar Rp 2 miliar lebih, karena dibagi-bagi ke seluruh Kabupaten/Kota di NTT.
Melihat kondisi seperti itu, maka pemda harus peka, dengan mengambil langkah lain, yakni memanfaatkan isu perbatasan negara untuk mengalihkan status jalan sebagai jalan strategis nasional sehingga bisa direspon dibangun pempus.

Tahun 2017, ruas jalan Umasukaer-Nurobo dilanjutkan pembangunannya melalui dana APBN, sehingga pemda Malaka tidak perlu alokasikan anggaran membangun ruas jalan itu. Jalan itu sudah masuk jalan strategis nasional sehingga penanganannya oleh pempus. Pemda Malaka bisa memanfaatkan APBD untuk membangun sektor-sektor lain yang dibutuhkan rakyat. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top