RAGAM

Pemda Malaka Diminta Perbaiki Tanggul Darurat di Sikun

BETUN, Kilastimor.com-Pemerintah Daerah Kabupaten Malaka diminta memperbaiki dan membangun kembali tanggul darurat diwilayah desa Sikun, Kecamatan Malaka Barat karena berpotensi banjir saat musim penghujan tahun ini dan awal tahun depan. ‎Untuk pencegahan banjir, pemerintah dalam waktu dekat harus memperbaiki tanggul darurat di pinggiran Dusun Lakulo hingga Dusun Toos Kiar, Desa Sikun.
Kalau tidak diperbaiki, dipastikan banjir akan meluap dan menggenangi dua dusun diatas, termasuk Desa Oan Mane di Kecamatan Malaka Barat.
Solusi jangka panjangnya pemerintah perlu membangun bronjong permanen pada tahun 2017 dari desa Sikun ke Oan Mane untuk menyelamatkan kedua desa itu dari terjangan banjir bandang Benenain.

Ilustrasi Bronjong

Ilustrasi Bronjong

Pamong Adat desa Sikun, Hilarius Bere kepada wartawan di Besikama, Senin (12/12-2016) mengatakan, warga dua dusun di Desa Sikun masing-masing Lakulo dan Toos Kiar sangat membutuhkan perbaikan tanggul darurat yang sudah mulai jebol, agar bisa selamatkan warga dua dusun saat musim penghujan tiba.

“Kita minta pemerintah memperbaiki tanggul darurat yang sudah mulai rusak dan melanjutkan membuat tanggul darurat sepanjang 500 meter agar bisa melindungi warga dua dusun saat banjir bandang musim penghujan mendatang,” ujarnya

Kalau di Dusun Arae dan Dusun Leorae sudah aman dari banjir karena sudah dilindungi bronjong permanen buatan pemerintah. Kalau bisa pemerintah ambil langkah cepat selamatkan warga dengan membuat tanggul darurat dulu agar bisa antisipasi banjir bandang pada bulan Januari dan Februari tahun depan. Itu tindakan emergency yang perlu dilakukan untuk menyelamatkan infrastruktur jalan dan sarana-sarana umum yang dibangun pemerintah.

Baca Juga :   Kementerian PUPR akan Bangun Stadion Sepak Bola Berkapasitas Besar di Malaka

“Tahun lalu tanggul darurat yang dibangun pemerintah itu jebol dan banjir dan belum mendapatkan perbaikan sampai saat ini. Dampaknya, Loomaten dan Desa Oan Mane terkena genangan banjir. Ini persoalan rakyat yang perlu ditangani secara cepat dan lebih dini. Saran kita tanggul darurat yang sementara ini ada diperbaiki dan ketebalannya perlu ditambah agar tidak mudah jebol saat banjir. Lalu panjang tanggul itu perlu ditambah lagi agar bisa melindungi warga dua dusun lainnya. Tahun lalu ada dua titik jebol di tanggul darurat yang ada di dusun Lakulo dan Tooskiar dan diharapkan segera mendapatkan penanganan,” kata Hilarius. (boni).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top