RAGAM

Layani Kebutuhan Air Bersih, Pemda Malaka Adakan Enam Truk Tangki

BETUN, Kilastimor.com-Pemkab Malaka terus berupaya untuk membantu masyarakat Malaka yang kesulitan air bersih. Untuk jangka pendek, Pemkab Malaka mengadakan truk tangki air. Dalam perubahan anggaran tahun 2016, pemerintah sudah mengadakan enam truk tangki air dan dalam APBD murni tahun 2017 pemerintah melalui DPRD Kabupaten Malaka sudah mengalokasikan anggaran untuk membeli lagi enam unit truk tangki air. Pengadaan dimaksud untuk memenuhi kebutuhan akan air bersih bagi warga Kabupaten Malaka.
Pengadaan truk tangki air itu sekaligus sebagai implementasi salah satu program prioritas Bupati Malaka sesuai janjinya dalam kampanye dan juga sebagai implementasi RPJMD Kabupaten Malaka yang sudah disetujui dewan menjadi perda.
Hal itu disampaikan Kadis PU Kabupaten Malaka, Yohanis Nahak kepada wartawan di Betun, Kamis, (15/12/2016).

Logo Pemkab Malaka

Logo Pemkab Malaka

“Enam truk tangki air bersih yang diadakan dari dinas PU saat ini sudah berada di Malaka. ini diadakan menggunakan APBD Perubahan tahun 2016. Seuai arahan Pak Bupati kita dalam anggaran murni tahun 2017 mengadakan lagi enam unit mobil tangki air bersih dan sudah mendapatkan persetujuan dewan. Awal tahun depan keenam truk tangki air itu sudah ada di Malaka, guna melayani masyarakat. Bupati mengarahkan agar kita di Malaka bisa memiliki 24 truk tangki air kedepan, sehingga diharapkan setiap kecamatan bisa mendapatkan dua unit truk tangki guna memberikan pelayanan untuk pengadaan air bersih,” sebutnya.

Baca Juga :   Tanggap Darurat, BPBD Malaka Bangun Tanggul di Desa Motaain

Salah satu program strategis Bupati dan Wakil Bupati Malaka,yang dituangkan dalam RPJMD Kabupaten dan diperdakan adalah pemenuhan kebutuhan air bersih. “Kita dari dinas teknis akan mengeksekusi sesuai perencanaan dan kebutuhan. Seuai arahan Bupati, sisa 12 unit truk tangki lainnya, akan diadakan secara bertahap sesuai ketersediaan keuangan daerah,” imbuhnya.

Ketika ditanya wartawan terkait pengalokasian truk yang sudah ada, Kadis PU itu menjelaskan, soal pengalokasian ke daerah mana saja itu tergantung kebijakan bupati, dan dinas teknis hanya mengeksekusi sesuai arahan dan perintah bupati. “Tugas kita adalah mengadakan truk-truk tangki itu sesuai anggaran. Soal dioperasikan ke daerah mana saja itu, tergantung kebutuhan dan kebijakan Bupati,” tuntasnya. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top