RAGAM

Peserta Tour de Timor Diterima Masyarakat Malaka dengan Siraman Bunga

BETUN, Kilastimor.com-Peserta Tour de Timor yang berangkat dari Atambua menuju Betun, Kabupaten Malaka diterima dengan cara unik. Saat memasuki perbatasan Belu-Malaka di Tatook-Kecamatan Malaka Timur dan sepanjang perjalanan para peserta tour disambut dengan siraman bunga oleh warga yang membentuk pagar betis sepanjang perjalanan hingga Welaus-Kecamatan Kobalima.
Setibanya di Welaus-Kecamatan Kobalima, warga disana sudah menunggu dan rombongan itu diterima dengan likurai dan tarian. Salah satu pemandangan menarik yang dilihat bahwa warga yang datang semuanya menggunakan busana adat dan mengenakan selendang Malaka di leher. Itu tandanya bahwa kita orang Malaka penuh dengan kedamaian dan persahabatan terutama menerima tamu dari luar.
Hal itu disampaikan Kadis Pariwisata Malaka, Rofinus Bau kepada wartawan disela acara jamuan makan siang rombangan tour de Timor di Rujab Bupati Malaka, Haitimuk, Rabu (30/11/2016).

Peserta Tour de Timor diberi pita bendera Merah Putiih.

Peserta Tour de Timor diberi pita bendera Merah Putiih.

Peristiwa hari ini katanya, memang sangat luar biasa karena warga dengan caranya masing-masing memberikan sambutan hangat bagi rombongan Tour. Salah satu hal menarik sepanjang perjalanan menuju Malaka melalui jalur Welaus ternyata warga Malaka yabng dilewati pada keluar dan berdiri didepan rumahnya masing-masing dengan busana adat memberikan lambaian tangan dan Siraman bunga ketika rombongan lewat. Itu tindakan spontanitas warga sehingga hari ini kita angab sebagai pestanya rakyat Malaka. Mereka sangat bergembira menyambut kehadiran rombongan Tour de Timor.

Baca Juga :   Lyanto: Empat Pilar Kebangsaan Tidak Bisa Ditawar-tawar Lagi

Saat rombongan tiba di Welaus tambahnya, disana sudah ada warga Kecamatan Kobalima yang menunggu dan sempat dipertunjukan tarian adat khas Malaka oleh siswa siswi SMAN Welaus. Rombongan bergerak terus diiringi rombongan bersepeda asal Malaka menuju cabang Webua pintu gerbang masuk Kota Betun. Disana Wakil Bupati MALAKA, Daniel Asa bersama seluruh pimpinan SKPD dan pegawai dilingkup Pemkab menanti kedatangan mereka. Rombongan diterima Wabub Asa lalu beriringan menuju rumah jabatan Bupati Malaka di Haitimuk.

Selama perjalanan dari Webua, warga Kota Betun mulai dari Kamanasa dan Wehali menyambut hangat rombongan dengan berjejer didepan jalan utama sambil melambaikan tangan dan menaburkan bunga saat dilewati rombongan.

Saat memasuki Jembatan Benenain di Haitimuk, rombongan sudah ditunggu drum band SMAN 1 Malaka Tengah Besikama. Bidu dan Likurai SMA Fajar Hitimuk sudah menunggu di pintu masuk rumah jabatan Bupati. Disebelah kiri Rujab, sudah siap kesenian tradisional suling bambu SMA Fajar Kobalima. Terdengar beberapa tembang manis dilantunkan sehingga suasana di Haitimuk benar-benar semarak siang tadi. Tarian dan Likurai SMAN Harekakae juga ikut menyemarakkan penyambutan di Haitimuk serta tarian adat dari SMAN Webriamata.

Terlihat rarusan siswi SMA mengenakan busana adat dan siap mengalungkan selendang kepada setiap peserta tour de Timor dan mengenakan pita merah putih pada lengan peserta.

Para peserta Tour de Timor langsung disuguhi tarian Bidu Lalok sebagai bemtuk penghormatan bagi tamu. Selanjutnya likurai dan suling bambu yang mengiringi acara raham tamah itu. Kegiatan jamuan makan siang itu ditutup dengan tebe bersama khas Malaka dan rombongan pamit pulang menuju Wini-Kabupaten TTU. (boni)

Baca Juga :   Besok, DPRD Malaka Usulkan Pelantikan Bupati/Wabup Malaka Terpilih ke Pemprov NTT
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top