RAGAM

Pilkades Bisesmus Terancam Ditunda. Hendrik Modok: Saya Daftar di BPMPD Malaka

BETUN, Kilastimor.com-Proses penyelenggaraan Pilkades serentak di Malaka bakal tidak berjalan lancar bahkan ada desa yang tertunda. Misalnya Pilkades Desa Bisesmus-Kecamatan Laenmanen. Panitia tidak bisa melaksanakan tahapan selanjutnya pasca menerima penetapan calon dari Pemerintah. Alasannya karena BPD Desa Bisesmus, Ferdinandus Nana enggan menindaklanjuti dan menetapkan Calon tetap, sehingga proses pengundian nomor urut masih tertunda. BPD beralasan masih akan melakukan klarifikasi terkait penetapan calon karena dinilai tidak sesuai prosedur. Akibatnya, panitia tidak bisa bekerja dan harus menunggu hasil klarifikasi itu. Hal itu disampaikan Ketua Panitia Pilkades Desa Bisesmus, Daniel Manek kepada wartawan melalui telpon selulernya, Sabtu (10/12/2016).

Pilkades

Pilkades

Daniel Manek mengatakan, panitia sudah menerima hasil seleksi dari Pemda dan siap menindaklanjuti. Namun masih menunggu klarifikasi BPD di Betun. “Kami panitia sudah datangi ketua BPD dan mengatakan untuk saat ini penetapan calon sudah ada. Tapi dia masih mau klarifikasi karena calon tetap Hendrik Modok yang lolos seleksi, ternyata tidak mendaftar melalui panitia pendaftar tetapi langsung mendaftar di Kabupaten. Panitia tidak menerima berkas yang bersangkutan, tetapi saat pengumuman seleksi yang bersangkutan lolos,” jelasnya.

Akibatnya, panitia tidak berani mengundi nomor urut, karena berkas atas nama Hendrik Modok tidak ada di panitia. Panitia saat ini tidak pegang berkas yang bersangkutan. “Kalau kita undi sekarang, kita aturan juga soal keamanan yang tidak terjamin,” bilangnya.

Baca Juga :   Wabup Belu Pimpin ASN dan Teko Bersihkan Pasar Baru Atambua

Hendrik Modok saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya tetap mendaftar di Kabupaten karena waktu pendaftaran di desa hanya dibuka tiga hari, sementara sesuai aturan lima hari. “Saya datang serahkan berkas ke Ketua Panitia tetapi ditolak karena alasan waktunya sudah habis. Namun saya cek di Betun, ternyata waktu pendaftaran belum ditutup karena disediakan lima hari pendaftaran. Saya langsung daftar di BPMPD Malaka dan diterima,” paparnya.

Sesuai informasi dari media ini, tarik ulur proses penarikan nomor urut calon Kades Bisesmus dikarenakan ada dugaan ketidakpuasan dari balon Alfons Manek dan Nikolas Molo. Dugaan kuat ada pengurus BPD dan panitia yang mendukung kedua kandidat yang tidak lolos seleksi itu, sehingga proses lanjutannya tersendat dan dipersulit. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top