HUKUM & KRIMINAL

Polres Belu Amankan Satu Pelajar SMP Pelaku Bentrokan. Dally: Tersangka Utama masih Kita Buru

ATAMBUA, Kilastimor.com-Kepolisian Resor Belu bergerak cepat, untuk mengamankan dan menangkap pelaku bentrokan massal antara warga Desa Leuntolu dan Desa Rinbesihat, Minggu (11/120) lalu. Situasi kedua desa sudah kondusif dan polisi telah berhasil mengamankan satu orang pelaku.

Michael Ken Lingga

Michael Ken Lingga

“Kita baru tangkap satu pelaku.Tersangkanya masih pelajar SMP. Kita masih buru pelaku utama yang memicu masalah yang melarikan diri. ,” ungkap Kapolres Belu, AKBP Mikhael Ken Lingga melalui Kasatreskrim IPTU Rikcy Dally ketika dihubungi, Selasa (13/12/2016).

Menurut Dally, pihaknya telah turun ke lokasi tempat kejadian perkara dan sementara tengah melakukan pengembangan guna mengungkap pelaku bentrok yang melibatkan warga dua desa tersebut.

“Sejumlah saksi sudah diambil keterangan, sedangkan dua korban masih dirawat di RSUD Atambua belum bisa kita ambil keterangannya,” jelas dia.

Kendati demikian tegas Dally, pihaknya akan tetap melakukan upaya penangkapan terhadap tersangka utama pemicu masalah yang sudah dikantongi identitas dan tidak menutup kemungkinan adanya pelaku-pelaku lain akan diamakan.
“Kondisi di lokasi kejadian saat ini telah normal. Kita masih lakukan pengontrolan di lokasi dengan menempatkan anggota Polsek Raimanuk dan Tasbar demi keamanan,” ujar Dally.

Diberitakan sebelumnya, bentrok antar warga Desa Rinbesihat, Kecamatan Tasifeto Barat dan Desa Leuntolu, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Timor Barat wilayah perbatasan RI-Timor terjadi, Minggu (11/12/2016) lalu, sekira pukul 14.30 Wita.

Baca Juga :   Tingkatkan Kinerja, Bagian Prokopim Setda Kota Kupang Gelar Workshop

Akibat insiden itu, sembilan warga yakni empat warga termasuk Sekdes Rinbesihat dan lima warga Desa Leontolu mengalami luka serius pada bagian kepala, wajah, kaki dan punggung terkena sebatan parang. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top