EKONOMI

Untuk Dapatkan Pupuk, Kelompok Tani Harus RDKK

BETUN, Kilastimor.com-Petani Malaka harus disiapkan membuat Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) sebagai prasyarat mutlak, guna pengadaan pupuk oleh distributor.
Pemerintah melalui dinas teknis terkait harus mensosialisasikan tentang RDKK, agar diketahui dan dipahami kelompok tani. Kalau dibiarkan maka petani akan mengalami kesulitan untuk mendapatkan pupuk saat musim tanam tiba. Hal itu disampaikan Ketua Kadin Malaka, Marius Boko kepada wartawan di Betun, Sabtu (24/12/2016).

Marius Boko

Marius Boko

Marius mengatakan, persoalan pembuatan RDKK sering menjadi persoalan bagi petani padahal hal itu penjadi persyaratan utama melakukan pemesanan pupuk setiap tahun. Tanpa RDKK petani yang bersangkutan akan kesulitan mendapatkan pupuk setiap musim tanam. Dalam kenyataan setiap tahun, petani sering datang membeli pupuk subsidi di distributor namun tidak bisa dilayani karena mereka belum mengajukan usulan RDKK untuk pemesanan pupuk. Terpaksa mereka harus membeli pupuk non subsidi atau pulang dengan tangan hampa.

Dalam kenyataannya, petani kita yang sudah tergabung dalam kelompol tani memang ada yang sudah bisa membuat RDKK karena mendapatkan bimbingan petugas pertanian di desa dan kecamatan. Namun faktanya, banyak petani kita yang sudah tergabung dalam kelompol tanipun belum paham tentang pembuatan RDKK saat memesan pupuk sesuai kebutuhannya.

“Kita usulkan agar petani yang sudah tergabung dalam kelompok namun belum mengetahui pembuatan RDKK supaya diberikan sosialisasi. Mereka perlu diberi pemahaman yang benar tentang bagaimana membuat RDKK dan kapan harus dibuat dan kemana mereka harus mengumpulkan RDKK itu. Kita juga meminta kepada pemerintah agar mendata para petani yang belum bekerja melalui kelompok tani agar mereka juga bisa mendapatkan pelayanan pupuk. Mereka bisa diarahkan untuk membentuk kelompok tani agar memudahkan pembinaan. Kalau memang mereka tidak tergabung dalam kelompok agar disosialisasikan juga bagaimana mereka harus bisa mengisi RDKK sebagai dasar pemesanan pupuk melalui distributor,” terangnya.

Baca Juga :   Persab Belu Menang, Terbuka Asa Bertahan dan Melangkah Lebih Jauh di ETMC 2017

Sebaiknya pembuatan RDKK itu dilakukan sedini mungkin agar dalam pelaksanaan musim tanam petani tidak tersita waktunya mengurus pupuk.
Langkah pembinaan petani melalui dinas pertanian perlu dilakukan kedepan agar mereka memiliki pemahaman dan informasi yang benar tentang cara mendapatkan pupuk dan apa saja yang perlu disiapkan agar petani bisa mendapatkan pupuk tepat waktu dan tepat jumlah sesuai kebutuhan petani. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top