RAGAM

Uskup Atambua Ajak Umat Tekuni Kerja dan Profesi

BETUN, Kilastimor.com-Uskup Atambua, Mgr. Dominikus Saku Pr, mengajak umat Katolik se-Dekenat Malaka agar tetap giat menekuni dunia kerja dan profesi, karena sangat membantu sangat membantu memajukan iman dan kehidupan pada umumnya. Mgr. Domi Saku sapaan karibnya menguraikan, betapapun sulitnya usaha yang dijalani, harus selalu menjadi penyumbang untuk pemberdayaan kehidupan. Hal itu disampaikan Uskup Atambua tersebut, disela acara Kegiatan Kategorial Adventus yang dihadiri seluru Pegawai Negeri Sipil dan guru-guru se-Kabupaten Malaka, di Betun, Jumat (2/12/2016).

Mgr. Dominikus Saku, Pr

Mgr. Dominikus Saku, Pr

Uskup mengemukakan, kegiatan rekoleksi kategorial adventus yang digelar bertujuan menyadarkan hidup manusia, dimana melalui pekerjaan dan profesi yang dijalani, membantu memajukan iman dan hidup pada umumnya. Contohnya, Yesus taat membayar pajak. Hal ini memiliki makna yakni hubungan orang beriman dengan Tuhan dan hubungan orang beriman dengan negara (Ketaatan dobel).

Dalam injil, Tuhan mengajarkan kepada semua manusia bahwa betapapun sulit usaha yang dijalankan, namun selalu menyumbang untuk pemberdayaan kehidupan. Contohnya, Petrus disuruh menangkap ikan. Nelayan memiliki sumbangan yang besar untuk kehidupan. Petani, pedagang, peternak kehadirannya sangat baik dan bermanfaat bagi semua masyarakat. Tinggal saja harus dikelola dengan baik.

Rekoleksi Kategorial Adventus yang digelar 1-3 Desember di Dekenat Malaka, mengusung tema “Pemberdayaan hidup umat khususnya pemberdayaan hidup ekonomi yang berbasis pada pendidikan kristiani dalam terang iman kristiani”. Thema itu mengajak umat memaknai Natal secara lebih kontekstual, relevan dengan situasi dan kehidupan konkrit.

Baca Juga :   Terlibat Politik Praktis, Camat Raihat Dicopot

“Kita percaya, kelahiran Tuhan Yesus itu bukan peristiwa sejarah pada masa lampau, tetapi kedatangannya selalu relevan dan baru dalam situasi hidup yang berkembang. Kita mengajak umat dan peserta rekoleksi, untuk menyadari makna pemberdayaan yang disiapkan Tuhan dan injil yang memungkinkan kita berkembang secara lebih otentik. Yang disiapkan dalam injil adalah kita disadarkan tentang kisah penciptaan yang menyediakan ruang gerak untuk pemberdayaan. Jadi ada dunia ciptaan, ada kondisi ciptaan yang disediakan Tuhan untuk mengembangkan kehidupan. Itu perlu dibaca selalu dalam lekuatan iman bahwa Tuhan sudah menyiapkan segala sesuatunya kepada manusia. Tinggal saja kita buka hati dan mengulurkan tangan untuk bekerja dan menatanya dengan baik,” tuntasnya. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top