NASIONAL

Warga Diminta Tetap Gunakan Rupiah Sebagai Alat Tukar yang Sah

BETUN, Kilastimor.com-Warga perbatasan RI-RDTL diminta tetap menggunakan uang rupiah sebagai alat tukar dan transaksi perdagangan. Alat tukar Indonesia tetap rupiah. Sebagai warga negara Indonesia, maka harus menghargai rupiah sebagai alat tukar kita yang sah. Hal itu disampaikan Presiden Jokowi, menjawab pertanyaan wartawan disela acara kunjungan presiden di Motamasin-Kabupaten Malaka, Rabu (28/12/2016).

Presiden Jokowi memberi keterangan pers kepada media di Motamasin.

Presiden Jokowi memberi keterangan pers kepada media di Motamasin.

Jokowi mengatakan, pempus tetap mendorong upaya-upaya peningkatan ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan negara, sehingga kedepan ada transaksi keuangan di wilayah perbatasan. “Saya minta kita tetap menggunakan mata uang rupiah sebagai alat tukar yang sah dalam melakukan transaksi ekonomi. Rupiah itu mata uang kita, sehingga dalam melakukan kegiatan perdagangan harus tetap menggunakan rupiah sebagai alat tukar kebanggaan kita,” katanya menjawab pertanyaan wartawan terkait maraknya peredaran dolar di perbatasan.

Kedepan, pempus tetap membangun pasar tradisional di kawasan perbatasan RI-RDTL di Motamasin sebagai media melakukan transaksi ekonomi. Dengan kehadiran pasar tradisional itu diharapkan lebih menggairahkan pergerakan ekonomi yang lebih baik di daerah perbatasan negara.

“Kita berharap melalui kehadiran pasar tradisional di Perbatasan itu akan mendorong transaksi ekonomi di wilayah perbatasan. Pasar itu penting untuk rakyat karena perputaran ekonominya akan lebih banyak di perbatasan. Kehadiran pasar perbatasan bisa melayani kebutuhan saudara-saudara di negara tetangga sekaligus melayani warga kawasan perbatasan,” tambahnya.

Baca Juga :   Diduga, Pengadaan Mobil Dinas DPRD Belu Tidak Sesuai Spek dan KUA PPA

Pemerintah Pusat kedepan tetap mengedepankan pembangunan di kawasan perbatasan negara untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat di kawasan perbatasan. Tadi Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran mengatakan kepada bahwa dengan membangun kawasan perbatasan ini rakyat Kabupaten Malaka sangat bangga terhadap daerah dan negaranya Indonesia. Kebanggaan akan daerah dan negara Indonesia tetap dibangun kedepan. Pemerintah tetap membangun kawasan perbatasan negara sebagai show windownya Indonesia. (boni)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top