RAGAM

DISDUKCAPIL TTU Sudah Bayar Rp 700 Juta kepada Rekanan

KEFAMENANU, Kilastimor.com-Proyek Pembangunan Kantor DISDUKCAPIL TTU hingga kini berjalan ditempat. Proyek ini dikerjakan oleh Tony Sonbay Neo Feto selaku Dirrktur CV. Beloved Raised yang dimulai 9 juli 2016 hingga 30 November 2016 lalu. Sayangnya proyek itu mandeg. Proyek tersebut menelan Dana Alokasi Umum (DAU) senilai Rp 2.473.667.000.

Inilah kantor Disdukcapil TTU yang mangkrak.

Inilah kantor Disdukcapil TTU yang mangkrak.

Atas kondisi itu, PPK DISDUKCAPIL TTU Tahun 2016, Guido Tjeunfin, saat di konfirmasi Kilas Timor, Senin (9/1/2017) mengemukakan, pihaknya saat ini kebingungan dengan progres proyek itu. Pasalnya hingga saat ini rekanan belum memasukan laporan perkembangan fisik dan total penggunaan anggaran ke kuasa anggaran.
Hal ini dipengaruhi oleh kontraktor yang tidak ada informasi terkait pembangunan gedung kantor tersebut.

Dirinya beberapa kali menghubungi rekanan namun tidak berhasil. Pada 5 Januari lalu, Tony sempat memastikan untuk melanjutkan sisa pekerjaan yang baru mencapai 30 persen. Tetapi nyatanya tidak datang.

Tjeunfin menegaskan, terkait anggaran pihaknya baru membayar 30 persen atau Rp 700 juta sesuai bukti fisik yang ada.

Jika dilanjutkan urai dia, tentunya yang bersangkutan alias rekanan harus membayar denda sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Inpektorat TTU, David Amleni saat dimintai komentarnya menyangkut masalah ini mengaku, hal itu adalah tugas kuasa pengguna anggaran dan PPK. Kepala Dinas hendakbya segera melakukan black list terhadap kontraktor ini, karena memang sangat tidak mampu. (jos)

Baca Juga :   Xiaomi Hadirkan Smartphone yang Dukung Kinerja 4G LTE
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top