HUKUM & KRIMINAL

Dua SPM kembali Diamankan Buser Polres Belu

ATAMBUA, Kilastimor.com-Unit Buruh Sergap (Buser) Polres Belu berhasil mengamankan lagi dua unit kendaraan sepeda motor (SPM) yang digelapkan pelaku Louis Sarmento warga Timor Leste. Hal itu berhasil dilakukan, berkat hasil pengembangan penyidik.

Ini dua unit SPM yang diamankan Polres Belu.

Ini dua unit SPM yang diamankan Polres Belu.

Adapun kendaraan sepeda motor merek Yamaha jenis Yupiter Z dengan nomor polisi DH 5092 EM milik warga Haekesak, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu dan Yamaha Vega DH 6204 AE milik Mesak Tsu warga Welolor, Biudukoho, Rinhat, Kabupaten Malaka diamankan di Nilu, Desa Sunsea, Kecamatan Naebelu, Kabupaten TTU, Kamis (5/1/2017).

Kasat Reskrim Polres Belu, Iptu Ricky Dally mengatakan, barang bukti dua sepeda motor yang diamankan hari ini hasil pengembangan dari tersangka curanmor Louis Sarmento, dimana dia mengaku melakukan penggelapan kendaraan sepeda motor di daerah wilayah hukum Polres Belu.

“Sehingga kita kembangkan dan dia mengaku lakukan penggelapan. Sesuai laporan polisi dari beberapa Polsek masih ada dua sepeda motor dan tadi pagi kita pergi amankan barang buktinya di Nilu wilayah TTU,” ujar dia ketika dihubungi media di Mapolres Belu.

Jelas Dally, kedua brang bukti sepeda motor tersebut diamankan di rumah warga Nilu. Motor tersebut sudah ada penawaran untuk dibeli tinggal menunggu akan ditransfer ke Timor Leste. Untuk kita masih akan dikembangkan terus kasusnya, sebab daerah Belu merupakan jalur transit untuk penyelundupan.

Baca Juga :   Warga Malaka Tumpah Ruah Saksikan Konser Wonderful Indonesia Rai Malaka

“Sementara hasil penggelapan tersangka baru empat unit sepeda motor. Untuk dia (tersangka-red) masih berdiri sendiri belum ada jaringan atau komplotan,” terang Dally.

Sementara itu Mesak Tsu pemilik motor Yamaha Vega yang berada di ruang Reskrim Polres Belu menuturkan, motornya baru empat bulan diambil dari dealer. Pelaku menyewa motor pada tanggal 16 Oktober lalu untuk mengikuti kegiatan di Atambua dan akan dikembalikan tanggal 19 Oktober.

“Dia sewa motor datang ke Atambua sama-sama dengan adik saya. Tapi tanggal 19 motornya tidak dibawa pulang. Saya baru lapor Polisi kemarin dan dapat informasinya motornya sudaj ditemukan, karena itu saya datang ke Polres hari ini untuk pastikan dan benar itu motor saya,” ujar dia. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top