RAGAM

Inilah Penyebab KMP Pulau Sabu Terdampar di Wini

ATAMBUA, Kilastimor.com-KMP Pulau Sabu yang terdampar dihantam gelombang tinggi di perairan Wini, TTU berhasil ditarik kapal tongkang dragonet VII BG ke pelabuhan teluk Gurita, Atapupu, Desa Dualuas, Kecamatan Kakuluk Mesak, Rabu (4/1/2017) sore sekitar pukul 17.15 wita.

Inilah KMP Pulau Sabu yang ditarik ke Pelabuhan Ferry.

Inilah KMP Pulau Sabu yang ditarik ke Pelabuhan Ferry Teluk Gurita.

“Iya betul, kapalnya terdampar sejak kemarin di perairan Wini Kecamatan Biboki Ainleu karena cuaca buruk yang menimbulkan gelombang tinggi,” benar Camat Kakuluk Mesak, Tarsisius Naisali ketika dihubungi media via handphone, Rabu malam.

Menurut Tarsi, setelah mendapat informasi kapal yang terdampar, pihaknya bersama BPBD Belu, Danposal Atapupu, Pol Air Atapupu langsung melakukan koordinasi dengam pihak Kecamatan Biboki Anleu, Kepolisian, BPBD TTU guna mengevakuasi kapal yang terdampar ke pelabuhan Atapupu.

“Tadi siang kami langsung lakukan koordinasi dengan pihak TTU untuk tarik kapal ke pelabuhan Atapupu. Info yang diperoleh tidak ada penumpang, yang ada hanya para ABK KMP Pulau Sabu dan semua selamat,” ujar dia.

Informasi yang berhasil dihimpun dari beberapa sumber, KMP Pulau Sabu terdampar di perairan Wini persisnya di Kekehi Bot, Desa Motadik, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten TTU perbatasan dengan distric Oecusse, Timor Leste, Selasa (3/1) kemarin.

KMP Pulau Sabu terdampar setelah dihempas arus gelombang tinggi akibat cuaca buruk yang terjadi dalam sepekan. KMP dengan bobot 800 GT itu tidak memuat penumpang, hanya ABK sebanyak 21 orang. Adapun rute KMP Pulau Sabu, Kalabahi-Teluk Gurita-Kisar dan Wetar. (yan)

Baca Juga :   Transmigran Asal Belu Terlantar di Toraja, Sulawesi Selatan
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top