HUKUM & KRIMINAL

Kodim Belu Amankan Dua Pistol Rakitan dan Amunisi

ATAMBUA, Kilastimor.com-Kodim 1605/Belu kembali berhasil mengamankan dua pucuk senjata api (senpi) jenis pistol rakitan beserta ratusan amunisi dari warga perbatasan Belu.

Inilah pistol pistol rakitan dan peluru yang diamankan Kodim Belu.

Inilah pistol pistol rakitan dan peluru yang diamankan Kodim Belu.

Dua pucuk pistol rakitan serta campuran amunisi diserahkan masyarakat (warga baru) yang berdomisili di Dusun Taeksoruk, Desa Dafala, Kecamatan Tastim, Kabupaten Belu wilayah perbatasan Indonesia dan Timor Leste.

Penyerahan secara sukarela oleh warga kepada anggota unit Intel Kodim 1605/Belu, Koptu Marselinus Lopang Bora dan Kopda Slamet Jatmiko berlangsung, Selasa (10/1/2017) kemarin di Dusun Taeksoruk.

Hal itu disampaikan Dandim 1605/Belu, Letkol Czi. Nurdihin Adi Nugroho melalui Pasi Intel, Lettu Inf. Jemri Mamengko ketika menghubungi media, Rabu (11/1).

Menurut Jemri, penyerahan jatmuhandak dua pucuk pistol rakitan, 180 amunisi campuran dan magasen M 16 A1 sebanyak 4 buah diserahkan warga setelah dilakukan sosialisasi oleh anggota TNI dari Kodim Belu terkait barang-barang terlarang tersebut.

“Penyerahan itu merupakan hasil penggalagangan dan himbauan yang dilakukan anggota sejak tanggal 2 Januari lalu,” ujar dia.

Dengan adanya himbauan dan penggalangan itu jelas Jemri, ada beberapa warga yang mengerti dan sadar menyatakan untuk menyerahkan pistol rakitan dua pucuk dan amunisi yang masih disimpan.

“Warga serahkan secara sukarela kemarin ke dua anggota unit Intel dan saat ini barang tersebut sudah kita amankan di gudang fourir Kodim Belu,” sebut mantan Danramil Koramil Kakuluk Mesak itu.

Baca Juga :   Tim Mulai Kaji Penataan Birokrasi di Lingkup Pemkab Malaka

Lanjut Jemri, kegiatan penggalangan oleh anggota TNI akan terus dilaksanakan secara terus menerus kepada warga perbatasan terkait jatmuhandak yang masih disimpan, sehingga warga sadar bahwa menyimpan jatmuhandak dirumah melanggar aturan.

“Kita akan terus galang dengan memberikan himbauan serta gambaran tentang resiko jika menyimpan barang itu, sehingga warga serahkan secara sukarela ke Kodim Belu,” ucap dia. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top