RAGAM

Ratusan Kubik Kayu Sitaan Eks Dinas Kehutanan Belu Dibiarkan Lapuk

ATAMBUA, Kilastimor.com-Ratusan kubik kayu sitaan eks Dinas Kehutanan Kabupaten Belu, dibiarkan lapuk dan tidak tertangani. Padahal kayu sitaan tersebut, seharusnya bisa dilelang, agar tidak merugikan daerah.

Inilah kayu gelondongan yang mulai lapuk.

Inilah kayu gelondongan yang mulai lapuk.

Pantauan media ini, Senin (9/1)2017), kayu jati gelondongan yang disita oleh eks Dishut Belu, disimpan sembarang dan terlihat mulai lapuk, akibat hujan dan panas.
Kayu gelondongan yang diletakan di belakang eks kantor Dishut itu, serampangan bahkan menimbulkan pemandangan yang tidak baik. Sebaliknya jika kayu-kayu itu disimpan dengan rapi pada gudangnya, dipastikan akan aman dan tetap bernilai. kini kayu-kayu tersebut tak bernilai karena lapuk dimakan waktu.

Menurut sejumlah sumber, kayu jati gelondongan di eks Dishut Belu, merupakan hasil sitaan dari operasi petugas. Sayangnya, hal itu tidak dilelang.
Sejumlah warga yang enggan ditulis namanya menyayangkan sikap Dinas Kehutanan sebelum yang tidak menyelamatkan kayu sitaan tersebut. Jika dilelang, pastinya nilainya begitu besar dan bisa menjadi penerimaan daerah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak UPT Kehutanan Provinsi NTT, belum berhasil terkonfirmasi, terkait pengelolaan kayu sitaan selanjutnya, yang tak tertangani. (yan).

Baca Juga :   Hadiri Acara Bedah Buku, Jeriko: Aktifitas Menulis Buku Harus Berkelanjutan
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top