HUKUM & KRIMINAL

1,5 Ton Minyak Tanah yang Siap Diselundup ke Timor Leste, Diamankan Sargas Pamtas

ATAMBUA, Kilastimor.com-Upaya penyelundupan minyak tanah (Mitan) sebanyak 1,5 ton berhasil digagalkan pihak Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 641/Beruang di Pantai Mota’ain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Rabu (13/2/2017) sekitar pukul 17.30 Wita.

Inilah barang minyak tanah yang diamankan pihak Satgas Pamtas RI-RDTL.

Inilah barang minyak tanah yang diamankan pihak Satgas Pamtas RI-RDTL.

Mitan tersebut digagalkan tim gabungan saat operasi bersama personel Pos Mota’ain PLB, Mota’ain I Satgas Yonif Raider 641/Bru, Tim gabungan Intel Rem 161/WS dan Unit Kodim 1605/Belu dibawah Pimpinan Dankipur I Mota’ain PLB Lettu Inf. Miftahul Khoiron.

Demikian Komandan Satgas (Dansatgas) Yonif Raider 641/Bru, Letkol Inf. Wisnu Herlambang ketika dihubungi media, Rabu (13/2) malam.

Menurut Wisnu, 1.530 liter BBM jenis Minyak Tanah itu ditimbun di tiga buah gubuk yang berada di tepi Pantai Mota’ain dan siap diselundupkan ke Timor Leste. Ketika digerebek tim gabungan, sejumlah Mitan yang dikemas dalam jerigen berbagai ukuran tersebut tidak ada diketahui pemiliknya.

“Kita hanya berhasil amankan ratusan jerigen berbagai ukuran yang berisi minyak tanah, sementara pemiliknya barang buktinya tidak diketahui,” ujar dia.

Dia merincikan, barang bukti 1.530 liter Mitan yang berhasil diamankan di tiga gubuk dipinggir pantai Mota’ain diisi dalam puluhan jerigen. Dimana ada 15 buah jerigen ukuran 20 liter atau sebanyak 300 liter dan 246 buah jerigen ukuran 5 liter atau sebanyak 1.230 liter.

Baca Juga :   YBS Bersih dan Tidak Terima Fee Pengadaan Bawang Merah di Malaka

“Total BBM Minyak tanah ada sebanyak 1.530 liter. Barang buktinya sudah diamankan di Makodim 1605/Belu, untuk selanjutnya menunggu petujuk dari Pangdam dan Danrem guna pemusnahan,” kata Wisnu. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top