RAGAM

Etnis Tionghoa Malaka Rayakan Imlek Bersama dan Bertekad Dukung Revolusi Pertanian

BETUN, Kilastimor.com-Etnis Tionghoa yang bermukim di wilayah Kabupaten Malaka, sangat antusias dan mendukung program lima program pembangunan di Malaka, termasuk Revolusi Pertanian Malaka, yang tengah digeliatkan.

Daniel Asa

Daniel Asa

Dukungan dan spirit penuh makna itu disampaikan Ketua Komunitas Etnis Tionghoa Kabupaten Malaka, Marius Boko, dalam tahun baru imlek 2568 bersama di Glory Hall, Kamis, (3/02/16) malam lalu.

Marius dalam sambutannya berpesan agar masyakat Etnis Tionghoa yang berbaur dalam masyarakat yang heterogen ini, agar menjaga persatuan dan kesatuan serta memupuk solidaritas persaudaran yang hakiki dalam bingkai negara kesatuan republik Indonesia.

Dalam kerangka itu, Kabupaten Malaka yang dimekarkan dari kabupaten Belu itu, agar menjaga persatuan dan kesatuan yang sejati untuk meraih kesuksesan. “Oleh karena itu, tema perayaan Imlek malam ini Bersatu Kita Sukses yang disepakati melalui permenungan bersama ini dapat memotivasi kita semua terutama masyarakat Malaka, karena orang yang mau maju harus bertindak dan bersikap atas masalah lalu dan masalah sekarang,” tegas Boko.

Imlek kali ini yang dikenal sebagai tahun ayam api ini, diharapkan dapat memupuk dan bertumbuh subur tali persaudaraan bagi semua. Karena menurutnya tahun ayam api yang termasuk dalam salah satu sio dalam ilmu Tiongkok yang telah ada sejak 5000 tahun silam adalah tahun yang mempertegas komunalistik yang diumpamakan dengan seekor ayam api yang pantang mundur.

Baca Juga :   NPHD Dana Pengamanan Pilkada Belu Diteken. Ini Nilainya

Sementara Wakil Bupati Malaka, Daniel Asa, dalam sambutannya menjelaskan, tugas dari pemerintah yakni sebagai penyelenggara pemerintah, koordinasi pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan.
“Pembinaan kemasyarakatan merupakan salah satu tugas pemerintah kabupaten Malaka,” jelasnya.

Menurutnya, masyarakat Malaka yang heterogen seperti etnis, suku, agama, ras dan golongan ini hendaknya dipupuk persatuan dan kesatuan termasuk kegiatan perayaan bersama imlek malam ini.

“Jadi itu tugas pemerintah, lewat acara seperti ini pemerintah dapat membangkitkan semangat solidaritas, persatuan dan kesatuan serta kerukunan yang tolerantif,” kata mantan Inspektur Inspektorat Malaka itu. (richi anyan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top