RAGAM

Penerbitan Pengganti KTP-e Terkait Pilwalkot? Ini Penjelasan Kadis Pendukcapil Kota Kupang

KUPANG, Kilastimor.com-Pengurusan surat keterangan pengganti Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-e) di Kota Kupang terus meningkat.

David M. Mangi

David M. Mangi

Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Kupang, David M. Mangi, yang dikonfirmasi Rabu (8/2) di Balai Kota, membantah jika pengurusan pengganti KTP-e untuk kepentingan pilkada di Kota Kupang.
“Ini bukan semata-mata untuk kepentingan Pilkada,” bilangnya.

Dikemukakan, setiap warga negara yang berusia 17 tahun dan yang belum berusai 17 tahun namun sudah menikah wajib memiliki dokumen kependudukan dalam bentuk KTP.

Menurutnya, pengurusan surat keterangan pengganti KTP-e saat ini, akibat belum mendapat KTP-e. Hal ini terjadi akibat stok blankonya lagi kosong. “Ini bukan untuk kepentingan Pilkada, tetapi bisa saja pengurusan surat keterangan penganti KTP-e untuk kepentingan lain.

“Saat ini surat keterangan pengganti KTP-e yang di terbitkan oleh Dispendukcapil sudah mendekati 10.000. Karena sehari surat keterangan yang diterbitkan sekitar belasan surat keterangan.Dalam sebulan bisa mencapai 500 surat keterangan yang diterbitkan,” kata Mangi.

Mangi mengaku, kendala utama dalam pengurusan KTP-e karena kekurangan blangko. Oleh sebab itu langka yang diambil oleh Mendagri yakninmengeluarkan format baku berupa surat keterangan sebagai penganti KTP-e yang masa berlakuknya hanya enam bulan. Surat keterangan pengganti KTP-e bukan KTP sementara. “Sekaranag tidak dikenal KTP sementara,” tukasnya.

“Sesuai hasil koordinasi saya dengan Kemendagri soal blangko KTP-e, masih dalam tahapan pelelang,” pungkasnya. (ify)

Baca Juga :   Satpol PP Belu Amankan Dua PNS Pada Dinas PU dan Guru yang Selingkuh
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top