HIBURAN

Syukuran Pelantikan di Motadikin, Bupati Malaka Minta OPD Kerja Sesuai Tugas

BETUN, Klastimor.com-Pemda Malaka mengadakan Syukuran pelantikan ekselon II, III, dan IV pada Jumad (24/2). Acara yang diadakan di pantai Motadikin, Desa Fahiluka, Kecamatan Malaka Tengah ini berjalan dengan lancar.

Bupati dan rombongan diterima dengan tarian likurai.

Bupati dan rombongan diterima dengan tarian likurai.

Bupati Malaka,Stefanus Bria Seran telah melantik pejabat struktural lingkup kabupaten Malaka pada 5 Januari 2017. Oleh karena itu, sebagai wujud rasa syukur dan dalam rangka menciptakan teamwork yang solid, maka dipandang perlu untuk melakukan acara syukuran.

Untuk sekedar diketahui, jumlah peserta pejabat lingkup kabupaten Malaka yang telah dilantik sebanyak 360 orang. Jumlah ini terdiri dari ekselon IIA 1 orang, ekselon IIB 26 orang, ekselon IIIA 47 orang, ekselon IIIB 86 orang, dan ekselon IVA 200 orang.

Sumber pembiayaan kegiatan ini dari swadaya para peserta. Selain itu juga, kegiatan syukuran ini didapat dari bantuan setiap SKPD lingkup Kabupaten Malaka.

Pada acara syukuran ini, hadir Bupati Malaka, Sekda Malaka, Asisten I, II, dan III, para Pimpinan Perangkat Daerah Kabupaten Malaka, para camat, para kepala desa, para tokoh agama, guru-guru dan siswa-siswi, serta Masyarakat Malaka. Selain itu, hadir pula Pimpinan Konsulat Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) Francisco M.C.P. Jeronimo bersama dengan rombongan.

Acara ini dibuka dengan penyambutan rombongan bupati dan konsultan RDTL dengan Tarian Likurai. Tarian ini merupakan tarian khas Orang Belu-Malaka. Pada jaman dahulu, tarian ini digunakan saat menang perang. Namun saat ini, tarian likurai digunakan sebagai pembuka sebuah acara. Tujuannya agar tarian ini bisa dilestarikan oleh generasi-generasi penerus.

Baca Juga :   Mahasiswa NTT Gelar Aksi 1001 Lilin

Acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Selain itu, doa syukuran yang dipimpin oleh Rm. Mundus Saku, Pr sekaligus pemberkatan 15 unit mobil baru yang diberikan kepada para Pimpinan SKPD. Acara diakhiri dengan Bidu dan Tebe bersama.

Dalam sambutannya, Sekda Malaka Donatus Bere mengatakan bahwa sebenarnya syukuran ini telah diadakan pada beberapa saat yang lalu. Akan tetapi, karena adanya sejumlah kesibukan, maka acara ini baru bisa dilaksanakan.

Donatus mengajak semua pihak untuk bekerjasama untuk membangun Malaka tanpa memandang perbedaan antara sesama dan terutama saling mengisi kekurangan. Beliau juga mengaja semua perangkat daerah untuk menata Malaka yang lebih baik lagi.

“Pelantikan itu harus dimaknai sebagai sebuah upaya memikul tanggung jawab untuk membangun daerah ini secara mandiri,” kata Donatus.

Dalam acara ini, Konsulat RDTL, Francisco mengungkapkan profisiat kepada para eselon yang telah dilantik. Beliau berharap agar amanah yang telah diterima oleh para ekselon dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab.

“Tujuannya agar dapat membangun Malaka yang bukan seperti ini, tapi Malaka yang lebih dari yang kita harapkan,” tutur Francisco.

Francisco juga mengungkapkan bahwa orang-orang yang berada di RDTL dan Kabupaten Malaka adalah sebuah keluarga besar. Hanya saja, saat ini dibatasi oleh wilayah administrasi Negara Timor Leste dan Indonesia. “Kalau bicara soal adat istiadat, kita memiliki persamaan,” ungkapnya.

Baca Juga :   Kades Makir Diadukan ke DPRD Belu

Bupati Malaka Stef Bria Seran Menyambut baik kehadiran Francisco bersama rombongannya. atas nama Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Malaka, bupati mengucapkan selamat datang kepada para rombongan. “Terima kasih atas kunjungannya,” tutur Stef Bria Seran.

Acara syukuran di Motadikin.

Acara syukuran di Motadikin.

Stef Bria Seran, pada sambutannya meminta kepada para SKPD yang telah dilantik agar harus menjaga jabatannya dengan baik. Artinya, para SKPD itu sendiri yang harus menjaga jabatannya, bukan orang lain.

Menurutnya, ada dua poin untuk menjaga jabatan yang telah diberikan. Pertama, loyal pada pimpinannya. Kedua, kerja sesuai tugas yang telah diberikan dengan penuh tanggung jawab.
“Tidak memenuhi dua syarat ini, Anda akan diganti” tegasnya.

Ketegasan ini bukan sebuah bentuk ancaman bagi para SKPD. Menurut Stef Bria Seran, ketegasannya itu merupakan bentuk peringatan bagi para SKPD agar bekerja lebih baik lagi.

“Seorang pemimpin yang baik harus bisa mengingatkan jajarannya untuk bekerja denga baik,” pungkasbStef Bria Seran. (richi anyan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top