POLITIK

Anulir Calon Petahana, KPU dan Panwaslu Yapen Diapresiasi

JAKARTA, Kilastimor.com-Konsistensi KPU menjalankan rekomendasi pembatalan pasangan petahana, Tonny Tesar-Frans sanadi dalam Pilkada Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, mendapat apresiasi yang luar biasa dari semua lapisan masyarakat di Yapen.
Penganuliran pencalonan petahana itu merupakan yang pertama terjadi di Indonesia. “Kita apresiasi KPU Yapen yang jalankan rekomendasi Panwaslu secara utuh, dengan membatalkan pencalonan petahana,” ungkap Koordinator Koalisi Masyarakat Yapen Pemantau Pilkada, Ian P. Mandenas dalam konfrensi pers di FX Plaza, Rabu (22/3).

Ian P. Mandenas sedang memberi keterangan pers.

Ian P. Mandenas sedang memberi keterangan pers.

Menurutnya, pembatalan petahana sebagai calon, merupakan yang pertama terjadi di Indonesia. Selama ini, petahana selalu mendapat perlakuan istimewa bahkan ditakuti. Namun hal itu terpatahkan, dimana KPU Yapen mampu membatalkan pencalonan petahana tersebut, sesuai dengan Keputusan KPU Kabupaten Kepulauan Yapen, Nomor 24/Kepts/KPU-Kab/030.434110/Tahun 2017, tertanggal 21 Maret 2017.

Pada kesempatan itu, dia juga mengapresiasi KPU dan Bawaslu RI, yang mendukung dibatalkannya pencalonan petahana di Kabupaten Kepulauan Yapen. Menurutnya, KPU dan Bawaslu sangat konstensi dan taat akan hukum. “Kita senang karena semua lembaga penyelenggara pilkada, berjalan dalam rel yang benar dan menjunjung tinggi hukum,” bilang anggota DPRD Provinsi Papua itu.

Ketua Fraksi Hanura DPRD Papua itu menambahkan, dengan pembatalan pencalonan petahana yang ada, maka pasangan Benyamin Arisoy-Nathan Bonay menjadi peraih suara tertinggi dalam Pilkada Yapen, 15 Februari 2017 lalu.

Baca Juga :   Bria Seran: Saya Sudah Bertemu Kapolres Belu agar Usut Tuntas Illegal Logging di Malaka

Dia meminta KPU Yapen segera melakukan pleno rekapitulasi atas PSU pada dua distrik di Kabupaten tersebut, untuk sekaligus menetapkan pasangan calon terpilih. “Kita minta KPU segera lakukan pleno rekapitulasi hasil PSU di dua distrik yang belum diplenokan. Dalam pleno nanti, suara pasangan petahana dinyatakan gugur atau tidak ada,” imbuhnya.

Kuasa Hukum Koalisi Masyarakat Yapen Pemantau Pilkada, Iwan Niode pada kesempatan itu mengapresiasi keputusan KPU. KPU sangat bagus, karena melihat fakta-fakta pelanggaran, seperti money politik, pengerahan massa, serta sejumlah kasus yang diajukan oleh Panwaslu Kepulauan Yapen dalam rekomendasinya. (fed)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top