RAGAM

Bupati Malaka Bentuk Tim untuk Tangani Persoalan Pasca Banjir

BETUN, Kilastimor.com-Bupati Malaka Stefanus Bria Seran meminta agar semua SKPD harus bergerak cepat dalam menangani masalah pasca banjir yang menggenangi empat desa di Kecamatan Malaka Tengah. Karena itu beliau membentuk dua tim untuk mengatasi masalah tersebut.

Inilah kondisi terakhir warga terdampak banjir.

Inilah kondisi terakhir warga terdampak banjir.

Bupati Malaka membentuk dua tim pasca banjir. Tim pertama terdiri dari PU, Keuangan dan Bapeda. Sedangkan tim kedua terdiri dari kesehatan, sosial, pertanian dan ketahanan pangan. Kedua tim yang sudah dibentuk ini diharapkan untuk bergerak cepat dalam menangani masalah banjir.

Untuk mengantisipasi penyakit yang muncul pasca banjir, Bupati Stef meminta Dinas Kesehatan untuk mengaktifkan seluruh Puskesmas dan Pos Pembantu di setiap desa yang terendam banjir. Selain itu, dirinya juga menginstruksikan Dinas Kesehatan agar melakukan fogging dan kaporisasi untuk seluruh daerah yang terkena banjir.

“Seluruh sumur milik warga mesti dibersihkan agar warga terhindar dari penyakit. Semua Pukesmas dan pos pembantu kesehatan masyarakat mesti diaktifkan dan senantiasa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” tutur Stef Bria Seran.

Stef Bria Seran meminta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk mendata semua kerugian petani akibat bencana banjir tersebut. Karena itu, semua lahan pertanian masyarakat yang hancur akibat bencana banjir mesti terdata secara baik dan benar.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ditunjuk sebagai kordinator utama untuk membantu masyarakat korban banjir di Kabupaten Malaka. Karena itu, BPBD diminta untuk mendata semua kerugian yang dialami masyarakat.

Baca Juga :   RSUPP Betun Berlakukan Pendaftaran Rawat Jalan Secara Online

“Semua kerugian materi dari masyarakat akibat banjir mesti terdata secara baik dan benar. Melalui BPBD, kita berharap agar masyarakat bisa terbantu,” ujarnya.

Bupati Malaka menambahkan pasca banjir, dirinya meminta dinas PU untuk segera mencari solusi agar bencana banjir jangan terulang kembali. Karena itu, Dinas PU harus memiliki program jangka panjang untuk mengolah Sungai Benenain menjadi sesuatu yang bernilai positif bagi masyarakat.

“Dinas PU harus memiliki program sebagai solusi Jangka panjang untuk mengolah air dalam jumlah banyak tersebut sebagai sesuatu yang positif,”Ujarnya. (richi anyan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top