RAGAM

Forum OPD Kabupaten Kupang, Titu Eki Minta Layani Kebutuhan Masyarakat

OELAMASI, Kilastimor.com-Bupati Kupang, Ayub Titu Eki, membuka dengan resmi pelaksanaan Forum Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Kupang. Hal ini dilakukan Titu Eki di Kantor Bupati Kupang Oelamasi pada Selasa (20/3) lalu.

Forum OPD Kabupaten Kupang.

Forum OPD Kabupaten Kupang.

Titu Eki dalam sambutannya, menyampaikan banyak harapan terhadap forum ini.
Terkait salah satu tujuan forum ini adalah untuk menjawab kebutuhan masyarakat, Titu Eki berharap, Forum OPD ini dapat mengakomodir kebutuhan langsung masyarakat yang disesuaikan dengan kondisi nyata di masyarakat.

Untuk itu, SKPD yang tergabung dalam Forum ini, diharapkan dapat menyusun program dan kegiatan dengan memperhatikan dan menganalisa usulan masyarakat yang dihimpun melalui kegiatan Musrenbang, sehingga dapat mengakomodir dan menyelesaikan persoalan yang ada demi menciptakan perubahan-perubahan berarti, bagi kemajuan daerah.
Selanjutnya, Titu Eki mengharapkan, setiap SKPD agar membuat perencanaan dan management keuangan yang baik. Dimana, cerdas memanfaatkan anggaran dengan tepat, serta memiliki target/sasaran yang berdampak bagi peningkatan taraf hidup masyarakat.

“Saya berharap, untuk membuat program dan kegiatan yang tepat sasaran perlu analisa yang tajam dan fokus yang jelas. Terutama, terkait kondisi yang ada di tengah-tengah masyarakat sehingga harapan perubahan dapat terwujud. Untuk itu, SKPD terkait saya meminta, untuk merancang program pembangunan yang sinkron dengan kebutuhan masyarakat. Membangun fondasi ekonomi yang kuat, mentalitas yang bagus, serta memberikan motivasi bagi masyarakat untuk sama-sama berjuang menggapai kehidupan yang baik,” harap Titu Eki.

Baca Juga :   11.351 KPM Kota Kupang Terima Bansos Beras

Titu Eki menambahkan bahwa, faktor penting memajukan daerah ialah dengan meningkatkan ekonomi di desa. Hal ini menurutnya, penting demi mengungkit dan mendorong kemajuan daerah. Caranya adalah dengan meningkatkan potensi yang ada di desa, yakni dalam bidang pertanian, melalui gerakan menanam, program Taman Eden.
Ditambahkan, Pengembangan taman eden di Kabupaten Kupang perlu dilakukan karena sesuai dengan kondisi Kabupaten Kupang yang masih terkategori Kabupaten pedesaan yang memiliki lahan yang luas. Dimana, mayoritas masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani-peternak.
Pada kesempatan ini juga, Titu Eki menegaskan tentang pengembangan Taman eden.

Dirinya berharap, perlunya SKPD memberikan dampak signifikan bagi peningkatan taraf hidup masyarakat yang lebih baik dari tahun ketahun. Setiap desa menurutnya, perlu membuat kebun-kebun contoh Taman Eden minimal seluas 30 hektar yang didalamnya terdapat tanaman berbagai jenis tanaman produktif, memiliki kandang ternak, memiliki kolam ikan, serta tanaman kayu-kayu untuk industri.
“Saya harapakan, fokus kita melalui pengembangan taman eden di desa-desa dan di kehidupan masyarakat ialah ada perubahan hidup yang lebih baik,” tegas Tiru Eki.

Terkait dengan pengalokasian dana desa, Titu Eki juga menegaskan bahwa, bagi 160 Desa di Kabupaten Kupang, dapat dikelola secara baik melalui program nyata demi meningkatkan perubahan taraf hidup masyarakat, agar memiliki kehidupan yang lebih baik, dengan target program yang menghasilkan demi perubahan kehidupan masyarakat.

Baca Juga :   Kejari Belu Mulai Periksa Dugaan Penyimpangan Dana Desa Baudaok

Titu Eki yakin, melalui pengembangan potensi pertanian dan peternakan di Kabupaten Kupang, dapat merubah taraf hidup masyarakat. Karena menurutnya, pengembangan Pertanian dan Peternakan, jauh lebih penting dari sekedar angka-angka statistik yang menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi mengalami kemajuan, karena.

“Saya yakin bahwa, kemajuan sesungguhnya ialah saat masyarakat mengalami peningkatan kesejahteraan melalui pengembangan potensi yang ada ditengah-tengah mereka. Sehingga, setiap program dan kegiatan yang dibuat perlu memiliki cara pandang dan orientasi yang terfokus pada rakyat. Artinya, tumbuh dari bawah dan kokoh kuat dapat berdampak pada peningkatan taraf hidup masyarakat,” jelas Titu Eki.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang, Hendrik Paut dalam pemaparan materinya terkait arah kebijakan pembangunan TA. 2018, menjelaskan bahwa forum OPD merupakan wadah penampungan dan penjaringan aspirasi masyarakat, dunia usaha dan pemangku kepentingan untuk penyempurnaan rancangan kebijakan penyusunan Renja OPD.
Dirinya menjelaskan bahwa pendekatan perencanaan menggunakan sistem perencanaan bawah atas (bottom-up follow) adalah berdasarkan demokratisasi dan desentralisasi. Dirinya menambahkan bahwa, kegiatan ini demi mensinergikan pelaksanaan prioritas pembangunan daerah berdasarkan pagu indikatif masing-masing OPD sebagaimana yang termuat dalam RPJMD.

Sementara itu, Kabid Pengendalian dan Evaluasi Badan Perencanaan Pembangunan serta Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kabupaten Kupang, Paulus Liu dalam laporannya, menjelaskan bahwa tujuan dilaksanakan forum OPD ialah dalam rangka menyelaraskan program dan kegiatan OPD dengan usulan program dan kegiatan hasil Musrenbang RKPD Kabupaten di kecamatan dan hasil reses DPRD.

Baca Juga :   Warga Bertikai RI-RDTL Bertikai, Pengambilan Material di DAS Malibaka, Turiskain Perbatasan Belu-Timor Leste Dihentikan

Untuk diketahui bahwa, Pelaksanaan kegiatan Forum OPD dimulai tanggal 21-25 Maret 2019 yang akan dilanjutkan dengan pelaksanaan Murenbang Tingkat Kabupaten pada tanggal 29-30 Maret 2017. (qrs)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top