POLITIK

KPU Yapen Harus Eksekusi Rekomendasi Panwaslu

JAKARTA, Kilastimor.com-Koalisi Masyarakat Yapen Pemantau Pilkada dalam konfrensi pers, Kamis (16/3) kemarin di FX Plaza, Senayan menyatakan dukungan penuh rekomendasi yang dikeluarkan Panwas Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua.

Koalisi masyarakat Yapen itu juga mendukung pembatalan atau diskualifikasi Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 1, Tonny Tesar-Frans Sanadi dari Pilkada.

Jumpa Pers

Jumpa Pers Koalisi Masyarakat Yapen Pemantau Pilkada

KPU Yapen diminta segera mengeksekusi rekomendasi Panwaslu Yapen, sebagaimana diatur dalam UU Pilkada.

Ian Mandenas dari Koalisi Masyarakat Yapen Pemantau Pilkada menjelaskan, rekomendasi Panwas Yapen didukung karena paslon nomor urut 1 yang merupakan petahana, telah melakukan banyak pelanggaran.
“Menurut catatan kami, ada tujuh pelanggaran yang dilakukan Paslon nomor urut 1, sehingga mereka layak didiskualifikasi,” kata Mandenas.

Ketua Fraksi Hanura DPRD Papua itu menguraikan, tujuh pelanggaran yang dilakukan antara lain, adanya mobilisasi massa dari Kabupaten Mamberamo Raya pada saat pelaksanaan Pilkada 15 Februari 2017 serta ketika pelaksaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) 10 Maret 2017.

Disamping itu, adanya money politics dalam bentuk pemberian beras raskin dan sejumlah uang masing-masing Rp 200 ribu kepada sejumlah pemilih yang terjadi di kampung Soramasen, Sambrawai dan beberapa kampung lainnya.

Juga pelanggaran mobilisasi warga di bawah umur untuk melakukan pencoblosan saat proses PSU.

Kuasa Hukum Koalisi Masyarakat Yapen Pemantau Pilkada, Iwan Niode mengatakan, Tonny juga telah melakukan kebohongan publik, dengan melakukan peletakan batu pertama yang menandai pemekaran daerah. Padahal saat ini Pemerintah Pusat tengah melakukan moratorium pemekaran daerah. Dan peletakan batu pertama merupakan akal-akalan Tonny untuk meraih simpati masyarakat setempat.

Baca Juga :   Juara Bertahan ETMC Tumbang. Kota Kupang Lolos Delapan Besar

Hingga saat ini imbuhnya, rapat pleno penetapan rekapitulasi perolehan suara Pilkada belum dilakukan KPU.
Karena itu, dia mendesak KPU Yapen segera mengeksekusi rekomendasi Panwaslu Yapen dan segera melakukan pleno rekapitulasi. (fed)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top