EKONOMI

Medah: Petani Ubi Ungu di Belu Jangan Ragu Soal Pemasaran

ATAMBUA, Kilastimor.com-Senator dari Provinsi NTT, Ibrahim Agustinus Medah meminta kepada para petani yang melakukan budidaya ubi ungu untuk tidak kuatir terkait dengan pemasaran ubi ungu setelah selesai melakukan panen.

Anggota DPD RI dan Bupati Belu pantau pengembangan ubi ungu di Belu.

Anggota DPD RI dan Bupati Belu pantau pengembangan ubi ungu di Belu.

Apabila hasil panen ubi ungunya banyak atau dalam jumlah besar, petani bisa hubungi saya atau melalui Pak Epi untuk dibeli. Jadi jangan kuatir soal hasil panennya akan dijual kemana karena saya akan membelinya.

Hal itu disampaikan I.A Medah didampingi Bupati Belu Willy Lay dalam tatap muka bersama warga petani saat meninjau kebun ubi ungu hasil budidaya kelompok tani Belun Diak Lima di Dusun Kimbana, Desa Bakustulama, Kecamatan Tasbar, Kabupaten Belu, Timor Barat perbatasan RI-Timor Leste, Selasa (14/3/2017) sore.

Menurut Medah, ubi ungu banyak mengadung anti oksidan, dimana bisa membuat tubuh kita lebih sehat, sehingga kebal tubuh dan daya tahan tubuh kita lebih kuat. Selain itu sesuai hasil penelitian yang diperoleh dari Unkris, ubi ungu bisa jadi pakan ternak babi.

“Pikiran saya ubi ungu ini untuk ketahanan pangan juga meningkatkan ekonomi rakyat. Di pasar Kupang banyak dicari warga untuk dikonsumsi karena manfaatnya bagus untuk tubuh,” ujar Anggota DPD RI itu.

Diminta juga agar, setelah memanen batang ubi ungu karena itu masih bisa digunakan untuk tanam berikutnya. Selain menanam dilahan kosong, ubi ungu juga bisa tanam bersamaam dengan jagung dan semangka, yakni di sisipkan diantara tanaman sehingga hasilnya bisa kali lipat.

Baca Juga :   Dukung Revolusi Pertanian, Desa Fatuaruin Siap Olah Lahan 80 Hektar

“Kalau panen warga bisa dijual ke pasar Atambua. Tapi kalau hasil panen banyak, susah untuk pasarkan beritahu ke saya nanti seluruhnya akan saya beli bawa ke Kupang. Jangan kuatir, tanam saja yang sebanyak-banyaknya, manfaatkan lahan kosong yang ada,” ujar Medah.

Kesempatan itu Bupati Willy Lay meminta kepada warga petani di dusun Kimbana agar menfaatkan lahan kosong yang ada untuk budidaya ubi ungu dan bisa ditanam di pekarangan rumah. Kedepan kelompok bisa tunjuk lahan kosong yang besar dan lapor ke Dinas terkait nanti akan dibajak oleh traktor dan warga langsung bisa mengolahnya.

“Kalau sudah panen bisa dijual di pasar Atambua, karena warga banyak yang cari ubi medah ini untuk dikonsumsi. Tapi kalau panen banyak kita jangan takut lagi karena Pak Medah siap akan beli ubinya,” ujar dia. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top