RAGAM

Pasutri Warga Fatubenao Terseret Arus Kali Talau. Jasad Naomi Sidah Ditemukan. Suami Masih dalam Pencarian

ATAMBUA, Kilastimor.com-Setelah melakukan pencarian sejak Sabtu sore kemarin, akhirnya jasad Naomi Adu (37) ibu tumah tangga yang berdomisili di Fatubenao A, Kelurahan Fatubenao, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu yang terseret arus sungai Talau berhasil ditemukan, Minggu (12/3/2017) sekira pukul 09.00 wita.

Warga melayat di rumah duka.

Warga melayat di rumah duka.

Jasad korban ditemukan anggota Brimob Subden 2 Pelopor Belu yang di pimpin langung oleh Kasubden 2 Belu Iptu Vonny Farizky bersama anggota Pos Asulait Satgas Pamtas Yonif Raider 641/Beruang dan warga di tengah sungai dusun Fatubesi, Desa Sarabau, Kecamatan Tasifeto Timur. Saat ditemukan kondisi tubuh korban Naomi yang telah meninggal dunia dalam posisi tengkurap dan penuh lumpur.

Oleh anggota Brimob Belu dan Pos Asulait Satgas Yonif Raider 641/Bru dibantu warga setempat langsung melakukan evakuasi jenasah korban Naomi dari tengah sungai selanjutnya dibawa ke RSUD Mgr. Gabriel Manek , SVD Atambua untuk dilakukan autopsi lebih lanjut.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, pencarian terhadap pasangan suami istri atas nama Abilio Dos Santos dan Naomi Adu korban terseret arus sungai Talau dilakukan pada pukul 18.00 Wita di sepanjang sungai tersebut. Namun sekitar pukul 20.0 Wita, upaya penyisiran terhadap kedua korban terpaksa dihentikan mengingat kondisi sudah malam dan arus sungai yangmasih deras.

Upaya pencarian kedua korban dilanjutkan pagi tadi dengan melakukan penyisiran sepanjang sungai Talau dari lokasi terseret banjir hingga lokasi ditemukan jasad korban yang melibatkan 30 anggota Brimob Belu. Saat melakukan penyisiran sekitar pukul 09.00 Wita anggota mendapat laporan dari salah seorang masyarakat telah ditemukan jasad seorang wanita yakni Naomi Adu. Selanjutnya dibantu anggota Pos Asulait Satgas Yonif Raider 641/Bru bersama warga setempat jasad korban langsung dievakuasi dari TKP menuju ke rumah sakit umum Atambua.
Untuk diketahui, korban Naomi Adu (37) bersama suaminya Abilio Dos Santor (49) warga Fatubenao A, Kelurahan Fatubenao, Kecamatan Kota Atambua terseret arus sungai Talau pada hari Sabtu (11/3) kemarin sekira pukul 16.30 Wita. Kejadian kedua korban terseret arus sungai Talau disaksikan anak kandungnya Dominggus Dos Santos (14).

Baca Juga :   Jelang Musim Hujan, Camat Amanuban Selatan Himbau Masyarakat Fokus Siapkan Lahan

Kronologis kejadian berawal dari korban Abilio yang berprofesi swasta bersama isterinya Naomi dan anaknya Dominggus tengah mengumpulkan batu di sungai Talau untuk di jadikan batu pecah. Sementara kumpulkan batu tiba-tiba datang banjir banjir besar dan Abilio bersama isteri anaknya hendak keluar ke tepi sungai. Namun Naomi melihat kayu dan hendak diambil untuk jadikan kayu api akan tetapi korban terpeleset dan jatuh ke sungai karena licin.

Melihat kondisi itu suami korban Abilio yang hendak menolong isterinya ikut terpeleset dan jatuh terseret arus sungai. Melihat kedua orang tuanya yang terbawa arus banjir langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada warga setempat dan dilanjutkan ke Kepolisian setempat.

Hingga saat ini pencarian terhadap terhadap jasad korban Abilio belum ditemukan. Upaya pencarian korban Abilio akan terus dilakukan pihak Brimob Subden 2 Pelopor Belu sambil berkoordinasi dengan pihak BNPD Belu. Pencarian jasad Abilio akan dilanjutkan. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top