EKONOMI

Pemda Belu dan Malaka dapat Bantuan Bibit, Traktor dan Eskavator dari Mentan

ATAMBUA, Kilastimor.com-Mentan, Andi Amran Sulaiman dalam kunker ke Belu, Selasa (14/3) kemarin, menyerahkan berbagai bantuan untuk masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Belu dan Malaka.

Mentan Panen jagung di Belu.

Mentan Panen jagung di Belu.

Untuk masyarakat Belu, dia menyerahkan bantuan berupa semen beku kepada inseminator yang diwakili Anton Bere, benih lantoro tarambah kepada kelompok ternak yang diwakili Kadesa Silawan Ferdi Mones, satu unit alat tanam padi kepada kelompok tani tunas harapan dan 1 unit kultivator kepada kelompok tani sahabat A.
Untuk Pemda Belu, dibantu mesin pertanian berupa 1 unit traktor roda 4 kepada Brigade Alsintan Dinas Tanaman Pangan, Holtikulutural dan Perkebunan kabupaten Belu.

Sementara itu, bantuan untuk Kabupaten Malaka yang diterima Bupati Malaka, Stef Bria Seran yakni, penyerahan secara simbolis benih jagung hibrida (bisma 15) dan komposit (lamuru), untuk pengembangan tanaman jagung pada lahan seluas 50 ribu hektare.

Tidak saja itu, Mentan juga tambahkan beberapa bantuan guna mendukung pengembangan tanaman jagung kepada wilayah Belu dan Malaka. Untuk Kabupaten Belu benih gratis 25 ribu hektare, akan dikirim lagi 10 unit traktor besar, 10 unit pompa air dan 1 unit alat berat eskavator.
Sedangkan Malaka untuk pertanian 50 ribu hektare, akan dikirim 10 unit traktor roda empat, 20 unit pompa air dan 1 unit eskavator.

“Tiga bulan kedepan akan saya evaluasi dan datang panen di Belu dan Malaka. Tapi apabila gagal maka semua alatnya akan saya tarik kembali. Kalau tiga bulan ada perubahan akan saya kasi lagi bantuan,” janji Andi Amran.

Baca Juga :   Pekerjaan Bronjong Benenain Tahan Banjir

Dia meminta agar peralatan pertanian ini tidak boleh terpisah atau terbagi tapi harus satu group dan sesekali bisa digratiskan untuk membantu petani lain dalam membajak atau mengolah lahan pertanian.

“Antara Belu dan Malaka tidak boleh nganggur traktornya. Traktor harus kerja supaya efektif, jangan disimpan tapi diberdayakan untuk kelompok tani lain, karena itu saya minta dini dikawal,” harap Andi Amran. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top