NASIONAL

Pemkab Malaka dan Universitas Brawijaya Malang Sepakat Terkait Pendidikan Dokter Spesialis

BETUN, Kilastimor.com-Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran terus membangun kerja sama dengan berbagai pihak. Terbaru, Bupati membangun kesepakatan dengan Universitas Brawijaya (UB) Malang guna menyekolahkan para dokter umum menjadi dokter spesialis.
Hal ini sebagai wujud komitmen bupati untuk meningkat sumber daya manusia dalam bidang kesehatan.

Bupati Malaka pose dengan Rektor Universitas Brawijaya Malang.

Bupati Malaka pose dengan Rektor Universitas Brawijaya Malang.

Bupati dalam siaran pers yang diterima media pada, Selasa (14/3) mengatakan, guna meningkatkan pelayanan di Rumah Sakit Penyangga Perbatasan (RSPP) Betun, maka perlu adanya peningkatkan kapasitas tenaga kesehatan. Salah satunya, dengan menyekolahkan para dokter umum untuk mengambil spesialis. Oleh sebab itu, Pemkab Malaka menjalin kerjasama dengan UB agar kelak, para dokter umum yang dikirimkan Pemkab Malaka bisa mengambil spesialis di universitas tersebut.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Rektor Universitas Brawijaya Malang dan Dekan Fakultas Kedokteran yang telah menerima kami dengan baik. Mereka sangat mendukung program pengembangan SDM untuk peningkatan pelayanan kesehatan di daerah perbatasan. Mereka berjanji akan memberikan perhatian bagi para dokter umum dari Malaka agar diterima dalam pendidikan dokter spesialis melalui kebijakan Program Afirmatif,” tutur Bupati Stef Bria Seran.

Dia mengatakan, setiap bidang spesialis akan dikirim dua orang dokter. Bidang-bidang spesialis itu antara lain penyakit dalam, anak, bedah, kebidanan, anestesi, radiologi, dan patologi klinik/laboratorium.

Bupati juga menuturkan, semua biaya untuk program spesialis ini akan ditanggung Pemkab malaka. Hal ini merupakan bentuk investasi jangka panjang dibidang Sumber Daya Manusia yang keuntungannya akan dirasakan oleh seluruh Masyarakat Malaka bahkan Masyarakat NTT.

Baca Juga :   Lomba Buat Nasi Goreng Warnai HUT ke-70 TNI di Belu. Wadan Yonif 744/SYB Juarai Lomba itu

Bupati Malaka yang pernah menjabat sebagai Kadis Kesehatan Propinsi NTT selama 13 tahun ini mengatakan, RSPP Betun akan menerapkan pola keuangan berdasarkan Badan Layanan Umum Daerah untuk peningkatan kualitas pelayanan . Oleh sebab itu, harus ada ketersediaan tenaga spesialis yang memadahi.

“Nantinya masyarakat Malaka tidak perlu berobat jauh-jauh sampai ke Kupang bahkan ke Jawa hanya untuk mencari dokter spesialis,” ujarnya. (richi anyan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top