HUKUM & KRIMINAL

Terbukti Korupsi, Anggota DPRD Malaka dan Bos CV. Serafim Divonis Perjara 1 Tahun

KUPANG, Kilastimor.com-Pelaku korupsi dana pengembangan SMKN Kobalima divonis hakim. Mantan Kepala Sekolah SMKN Kobalima, Baltasar Manek, divonis 1,2 tahun penjara, oleh hakim Pengadilan Tipikor Kupang, Selasa (21/3) lalu.

Baltasar Manek yang juga anggota DPRD Malaka saat ini, terbukti melakukan korupsi dana bantuan program pengembangan Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) unggul di SMKN Kobalima pada tahun 2012. Baltasar Manek juga diputuskan membayar denda sebesar Rp 50 juta subsidair 1 bulan penjara.
Putusan tersebut dibacakan oleh majelis hakim Purwono Edi Santosa didampingi hakim Ali Muhtarom dan Ibnu Kholiq.

Balthazar Manek

Baltasar Manek

Majelis Hakim menjatuhkan vonis Direktur Utama CV. Serafim, Anton Setiawan. Setiawan di vonis hukuman penjara 1 tahun dan denda Rp 50 juta subsudair 1 bulan kurungan.

Majelis Hakim, Purnomo Edi Santosa saat membacakan putusannya menjelaskan, kedua terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi dengan cara melawan hukum dengan tujuan menguntungkan diri sendiri dengan merugikan keuangan negara.

Perbuatan terdakwa melanggar pasal 3 jo pasal 18 UU Nomor 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan UU 20/2001 tentang perubahan atas UU 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo pasal 55 (1) ke-1 KUHP.

Ditambahkan, kerugian negara telah dipulihkan oleh kedua terdakwa. Dimana, Baltasar Manek menitipkan uang sebesar Rp 56.898.000 dan Anton Setiawan sebesar Rp 274.543.353.

Baca Juga :   Pemkab Belu Segel Sementara PT Wings Atambua. Sudah Lima Hari Tidak Beroperasi

Untuk diketahui, berdasarkan hasil audit pihak BPKP terhadap proyek dana pengembangan SMK unggul pada SMKN Raihenek, Kecamatan Kobalima merugikan keuangan negara senilai Rp 405.108.381 dari pagu dana APBN sebesar Rp 4.957.000.000.

Anggaran proyek tahun 2012 lalu tersebut bersumber dari Kementerian Pendidikan Subdit Direktorat Pembinaan SMK. Dana tersebut dipergunakan untuk membiayai kegiatan fisik dan non fisik pengadaan peralatan laboratorium dan jasa konstruksi pada SMKN Raihenek di Kabupaten Malaka, NTT. (ify)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top