RAGAM

56 Off Roader Mampu Taklukan Medan Berat. Bupati Belu: Kita Rencanakan Road Race Oktober Nanti

ATAMBUA, Kilastimor.com-Penutupan kegiatan Wonderful Indonesia Atambua Adventure Off Road 2017 dimeriahkan dengan tebe bersama peserta off road dari Belu, Malaka, TTU, TTS, Kupang dan perwakilan Timor Leste di lapangan umum Atambua, Kabupaten Belu, Minggu (23/4) malam.

Salah satu off roader terima trophy.

Salah satu off roader terima trophy.

Sebanyak 56 peserta Atambua adventure off road dilepas kemarin dari lapangan umum Sabtu kemarin menjelajah wilayah utara dan barat untuk promosikan objek wisata di Kabupaten Belu. Etape pertama peserta istrahat dan bermalam di Halituku, Desa Naekasa dan Minggu pagi lanjutkan etape kedua hingga finish kembali di lapangan umum.

Bupati Belu, Willybrodus Lay dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pariwisata yang telah mendukung event Wonderful Indonesia Atambua adventure off road promosikan wisata di Belu yang dilaksanakan selama dua hari berjalan sukses dan sukses.

“Selain promosikan pariwisata di Belu melalui event ini juga membangun kebersamaan serta menjalin silaturahmi seluruh peserta daratan Timor juga saudara-saudara kita peserta dari Negara Timor Leste,” ujar Lay.

Dikatakan, dirinya mempunyai satu mimpin yakni tahun depan Atambua adventure off road menjadi off road Atambua kalau bisa harus lintas negara dari Atambua dan finish di PLBN Mota’ain dan semoga dari Kementerian dia negara bisa wujudkan mimpi bersama ini.

“Saya dan bicara dengan Pak Dandim Belu kita ingin lakukan satu event road race untuk peringati HUT TNI tanggal 5 Oktober nanti. Atambua juga akan jadi kota festival dan tanggal 2 Mei bulan depan akan ada parade likurai,” ujar dia.

Baca Juga :   Poktan di Laleten Terima Benih, Pupuk dan Obat-obatan

Lay berharap, kalau bisa setiap minggu selalu ada event di kota Atambua perbatasan Belu tentunya dukung dari seluruh masyarakat sangat dibutuhkan untuk jadikan Atambua kota festival sehingga setiap minggu, bulan selalu ada acara di kota perbatasan ini.

“Terima kasih untuk seluruh panitia dan peserta Atambua adventure off road yang telah sukseskan kegiatan promosikan objek wisata di Belu selama dua hari sejak kemarin melintasi jalur utara melewati rute yang menantang tapi finish dengan sukses,” jelas Bupati Lay.

Pada acara penutupan Atambua adventure off road penarikan lot lima peserta off roader yakni tiga tim jeep dari Kupang, satu tim dari Soe dan tim tq 88 mendapatkan hadiah piagam penghargaan dan biaya pemeliharaan. Juga pembagian 15 sertifikat off road untuk TMC ATB, jek Atb, 87 of road kefa, Kojeek, tq 88 TLS, toksin Betun, catherpilar TLS, radial 76, trifater resa TLS, oreo Kupang, beo TTS, dijoba TTS, Dili 4×4, X rasul dan Tjs Soe.

Perwakilan IMI Propinsi NTT, Cha Raiz mengatakan event Atambua off road sangat luar biasa dan terimakasih untuk Pemkab Belu yang telah mendukung terlaksananya kegiatan selama dua hari. Pengurusa Daerah IMI NTT sangat mendukung kgiatan khususnya otomotoif.

Sementara itu, terkait rencana Pemkab untuk menyelenggarakan event road race pada bulan Oktober tahun ini, Pengda NTT akan perjuangkan untuk jadikan kalender di bulan Oktober karena dari Januari hingga Desember 2017 sudah penuh kegiatannya.

Baca Juga :   Tundukan Holland B FC, Scorpion Juara Grup D

“Sekembali dari sini saya akan sampaikan ke Pak Ketua IMI soal permintaan Pak Bupati untuk event road race. Kami akan perjuangkan supaya event itu masuk di kalender tetap kami,” ujar dia.

Dua hari pelaksanaan event Atambua adventure off road perdana di Kabupaten Belu perbatasan dengan Timor Leste mendapat pengawalan dari aparat keamanan baik dari Satuan Lantas Polres Belu dan Anggota Brimob Subden 2 Pelopor Belu mulai star hingga finish. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top