RAGAM

Bupati Malaka Nyatakan Malaka Darurat Banjir dan Perlu Ditangani Segera

BETUN, Kilastimor.com-Bupati Malaka, Stef Bria Seran menyatakan Malaka sebagai daerah darurat banjir dan dikategorikan sebagai tanggap darurat. Pernyataan ini disampaikan Stef Bria Seran kepada media di sela Acara Musrenbang Kabupaten Malaka pada, Jumat (31/3).

Potret banjir yang menggenangi rumah warga di Malaka.

Potret banjir yang menggenangi rumah warga di Malaka.

Stef Bria Seran yang dikenal dengan SBS itu menguraijan, dalam waktu dekat pihaknya akan menandatangani surat pernyataan terkait bencana banjir Benenain yang merendam beberapa desa. Tujuannya agar penanganan masalah ini bisa lebih fokus dan menjawab persoalan dan kebutuhan masyarakat.

“Sebagai pimpinan daerah, saya tetap tanda tangan pernyataan itu karena kenyataan di lapangan sudah ada bencana dimana banjir sudah masuk di rumah warga sehingga dikategorikan bencana. Demikian tutur Stef Bria Seran. “Prinsipnya banjir itu Tidak boleh mengalir ke dalam rumah warga,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Stef Bria Seran mengatakan banjir yang masuk ke rumah warga membuat warga tidak bisa memasak sehingga perlu dikirim makanan, air bersih, dan kebutuhan lain yang mendesak. Namun yang paling utama adalah mengatasi sebab banjir sehingga tidak terulang kembali.

Karena itu, menurut Bupati Malaka, ada tiga tahapan dalam penanganan banjir yaitu saat banjir, Pasca banjir, dan penanganan jangka panjang. Kerjanya hanya dua yaitu mengatasi banjir dan mengatasi efek banjir.

Dalam mengatasi efek banjir, Pemda Malaka melibatkan tiga komponen yaitu Dinas PU, Bappeda, dan BKD. Dinas PU yang bekerja, Bappeda memastikan apa yang dikerjakan sesuai dengan rencana, dan BKD memastikan bahwa uang yang dipakai sesuai dengan cara dan prosedur yang benar.

Baca Juga :   Sahabat Unggul Dalam Pilkada Belu

Dia meminta tiga hal kepada perangkat daerah yaitu segera atasi banjir, segera atasi efek banjir, dan lakukan sesuatu sehingga tidak terulang kembali dan diolah menjadi sesuatu yang berguna. “Kuncinya, air itu Tidak boleh mengalir liar masuk ke rumah warga,” tuturnya. (richi anyan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top