NASIONAL

Ini Komentar Ketua Komisi V dan Menteri PUPR Soal Jembatan Bokong yang Ambruk

JAKARTA, Kilastimor.com-Ambruknya jembatan Bokong 3, di Desa Bokong, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, pada Rabu (5/3) Sore, mendapat dari Fary Dj. Francis, Ketua Komisi V.

Fary Dj. Francis

Fary Dj. Francis

Dalam akun facebooknya, yang diberi judul Respons Cepat Atasi Longsor Jalan dan Jembatan di NTT.
Fary menjelaskan tentang upaya penangan terhadap Jembatan Bokong 3.

Berikut petikan laman yang ditulis Ketua Komisi V, Fary Francis pada akun facebooknya.

Malam ini Komisi V DPR RI melakukan rapat kerja dengan Menteri PUPR membahas soal penghapusan BPLS (Badan Pengendalian Lumpur Sidoarjo) yang kemudian langsung ditangani Kementerian PUPR. Di kala rapat tersebut, dia mendapat infomasi bahwa salah satu jembatan antara Kupang-Soe, NTT ambruk karena longsor dan banjir.

Selain itu, juga longsoran jalan antara Kabupaten Ende dan Kabupaten Sikka, Flores. “Saya langsung meminta Menteri PUPR untuk merespons secara cepat persoalan ini karena rakyat NTT sangat membutuhkan akses transportasi yg normal lagi,” imbuhnya.

Menteri PUPR harus segera merespons cepat dengan memerintahkan Balai Jalan Jembatan NTT untuk segera mengatasi persoalan ini, segera sehingga akses jalan dan jembatan dapat segera dilalui masyarakat…mudah mudahan cpt ditangani @faryfrancis Rabu (5/4/2017)

Selain laman yang ditulis Fary, dirinya juga mengunduh video singkat, pernyataan Menteri PU PR, Mochamad Basoeki Hadimoeljono. Dalam video yang berdurasi 42 detik itu, Mochamad Basoeki Hadimoeljono menjelaskan tentang upaya penanganan Jembatan Bokong 3, yang sedang dilakukan. Menurutnya, setelah mendapatkan laporan dari kepala Balai Jalan Jembatan NTT, dirinya menginstruksikan untuk segera melakukan penanganan.

Baca Juga :   Taolin Kuatkan Basis Dukungan

“Karena menurut laporan dari Kepala Balai, di Jembatan Bokong, ternyata yang terkena banjir dan longsor, hingga rusak adalah jembatan darurat, sedangkan jembatan yang sedang dibangun masih dalam pengerjaan,” jelas Mochamad Basoeki Hadimoeljono.

Selain Jembatan Bokong, Fary juga menjelas tentang longsoran jalan antara Kabupaten Ende dan Kabupaten Sikka, Flores. (qrs)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top