RAGAM

Persiapkan Draft Perda Disabilitas, FPD Bentuk Tim Ad Hoc SC

KUPANG, Kilastimor.com-Dalam rangka mempersiapkan penyusunan draft Perda Disabilitas tingkat Provinsi NTT, Forum Peduli Disabilitas (FPD) bentuk tim Ad Hoc Shering Commite (SC).

Diskusi FGD

Diskusi FPD

Tim ini dibentuk oleh FPD pada Sabtu (22/4) kemarin.
Disaksikan kilastimor.com, FPD yang dipelopori oleh Disabilitas dari Organisasi Penyandang Disabilitas (OPD) ini sangat bersemangat dalam pementukan Tim Ad Hoc SC ini. Sekretaris FPD, Fina Seran, pada kesempatan ini mengatakan bahwa, Tim Ad Hoc SC ini diharapkan dengan maksimal, menyusunan draft nol perda Disabilitas ini.

Dimana menurut Fina, Tim ini yang akan melihat kembali isi naskah akademik dari draft nol Perda tersebut. Adapun menurut Fina draft nol perda tersebut secara praktis bersifat mengikat, memaksa tetapi sopan.

“Artinya, Perda tersebut tidak memaksa orang atau masyarakat, pemerintah dan stakeholder untuk tunduk atau memnuhi hak disabilitas. Tetapi diharapkan secara lugas mengikat, memaksa tetapi sopan untuk taat terhadap regulasi tersebut,” ungkap Direktur Persani NTT ini.

Disaksikan, pada kesempatan ini dalam FPD, membahas tentang masalah sosial yang sering timbul di masyarakat. Dalam hal ini, terutama masalah diskriminasi terhadap hak Disabilitas. Selnjutnya, FPD, menganalisa berbagai masalah tersebut dengan menggubakan pasal-pasal dalam konvensi PBB tentang disabilitas atau UNCRPD dan Undang-undang Nomor 8 tahun 2016, tentang Disabilitas.

Terkait hal ini, Fina mengatakan bahwa, dari masalah yang timbul kemudian diidentifikasi dengan pasal-pasal dalam UNCRPD dan Undang-undang nomor 8 tahun 2016, selanjutnya, tim ad hoc SC akan merumuskan dalam naskah akademik draft nol Perda Disabilitas tersebut.

Baca Juga :   Akhirnya Orang Tua Setuju Domi Said Dirawat dengan Pendampingan Pemuda TTS

Adapun hal yang alot dibahas dalam forum ini adalah hak anak penyandang disabilitas yang sering mendapatkan diskriminasi dalam kehidupan sisialnya. Dalam Forum ini, lebih serius membahas permasalahan diskriminasi terhadap anak dengan disabilitas, dimulai dari sejak anak ada dalam rahim ibunya. Terutama, anak yang sejak dini diketahui akan mengalami kelahiran dengan disabilitas.

Dimana, kadangkala, anak-anak yang secara dini diketahui akan disabilitas, olwh orangtuanya, lebih dahulu akan diaborsi. Hal ini, dalam FPD dianggap sebagai upaya mendiskriminasi anak untuk memiliki hak untuk hidup.

Terkait efektifnya tim ad hoc SC akan bekerja, Fina mengatakan, selaku sekretaris FPD, sedang menyusun agenda proses penyusunan hingga penyerahan draft Perda kepada komisi V DPRD NTT.

Untuk diketahui bahwa, dalam pertemuan forum ini, sempat dibahas tentang group Facebook yang dibuat oleh tim FPD. Dimana diharapkan group ini dapat memanfaatkan group tersebut untuk membagi informasi tentang persoalan yang muncul dalan masyarakat dalam konteks lokal, seperti di berbagai kabupaten/kota yang ada di NTT.

Dalam pertemuan ini, sempat dibahas secara serius, tentang oknum yang menggunakan laman palsu untuk berusaha menyerang FPD melalui group facebook FPD.
Menanggapu persoalan tersebut, Pada kesempatan ini, Fina mengharapkan tim FPD dan tim Ad Hoc, agar tidak terpancing dengan oknum tertentu yang berusaha memecah belah tim yang sedang mengadvokasi Perda Disabilitas ini. Menurut Fina, seperti oknum yang menggunakan Laman Palsu bernama “Naga Raja Alfredo” yang berusaha untuk mengganggu berbagai proses advokasi penyusunan hingga penerbitan Perda Disabilitas.

Baca Juga :   PT. SMR Dilaporkan ke Polres TTS

Dengan tegas Fina mengatakan, jika oknum yang menggunakan laman palsu tersebut masih saja mengganggu proses penyusunan perda ini, maka dirinya dan tim FPD akan mengadukan ke pihak kepolisian.

Sementara itu, menanggapi perjuangan FPD, Winston Rondo, sebagai ketua Fraksi Demokrat dan anggota Komisi V DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT), mendukung penuh dan menyambut baik inisiatif masyarakat sipil yang tergabung dalam Forum Peduli Disabilitas (FPD) untuk mendorong lahirnya ranperda disabilitas di NTT. (qrs)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top