RAGAM

Siswi SMPN 1 Lamaknen Dapat Bantuan Kaca Mata dari Sekolah

ATAMBUA, Kilastimor.com-Jajaran SMPN 1 Lamaknen tidak saja bertekad meningkatkan kualitas pendidikan, namun lebih dari itu, mereka menunjukan humanis sejumlah siswanya.

Kasek SMPN 1 Lamaknen pakaikan kaca mata.

Kasek SMPN 1 Lamaknen pakaikan kaca mata.

Terbaru, Rabu, (5/4/2017) kemarin, dibawah pimpinan Kepala SMP Negeri 1 Lamaknen, Viktor Fasi didampingi Kepala Tata Usaha, Guido Laku Leto dan Kepala Urusan Kesiswaan, Vinsensius Mau, menyerahkan bantuan kaca mata minus 16.00 kepada salah satu Siswi SMPN 1 Lamaknen, Veronika Rafu.

Siswi kelas 8 pada SMPN 1 Lamaknen itu mengalami gangguan mata minus sebesar 16.00 sesuai hasil tes salah satu petugas Belu Optik.

Veronika mengalami gangguan penglihatan sejak masih duduk di bangku SD. Siswa Lulusan SDI Maulakak tahun 2014/2015 tersebut, menjadi perhatian sekolah untuk dibantu alat bantu kaca mata, karena siswa tersebut sangat rajin dan mempunyai talenta di bidang musik khususnya musik tradosional suling bambu.

Penyerahan disaksikan langsung oleh Ayahnya, Yosef Urbanus Manek.

Ayah Veronika kepada media ini menyebutkan, anaknya sudah pernah mau dibantu oleh sekolah waktu SD tapi tidak terwujud.

Dia sangat berterima kasih kepada Kepala SMP Negeri 1 Lamaknen dan jajarannya, karena sudah membantu kaca mata untuk anaknya.

Kepala Urusan Kesiswaan, Vinsensius Mau mengutarakan, permasalahan Veronika sudah pernah disampaikan kepada pemimpin sebelumnya, tapi tidak begitu ditanggapi dengan serius, dan kini baru terwujud pada Kepsek yang baru.

Pose bersama.

Pose bersama.

Pengadaan kaca mata ini bersumber dari Dana BOS pada bagian Bantuan siswa miskin.

Baca Juga :   Ruas Jalan Kabupaten di Malaka yang Telah Dikerjakan Sepanjang 231 Kilo Meter

Selain Veronika papar dia, ada juga tiga siswa lainnya yang dibantu dari sekolah. Bantuan yang diberikan yakni bebas dari segala macam biaya sekolah dan diberi bantuan pakaian dan sepatu sekolah.

Tiga siswa tersebut dibantu karena orang tua anak ini mengalami gangguan jiwa dan sudah meninggal. Kini mereka dibiayai oleh paman maupun nenek mereka.

Ketiga siswa penerima bantuan itu antara lain, Jerry Primus Bere,  Rikardus Koli dan Yohanes Marsianus Mali. (fed)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top