RAGAM

Tujuh Warga Timor Leste Kembali Dideportasi Imigrasi Atambua

ATAMBUA, Kilastimor.com-Kantor Imigrasi Kelas II Atambua kembali mendeportasi tujuh warga negara asing (WNA) asal Timor Leste pada Kamis (27/4/2017) kemarin sore pukul 16.00 Wita. Ketujuh warga itu bermasalah karena melintas ke wilayah Belu, Timor Barat secara illegal tanpa dokumen resmi.

Pihak Imigrasi Atambua pose bersama warga Timor Leste yang akan di deportasi.

Pihak Imigrasi Atambua pose bersama warga Timor Leste yang akan di deportasi.

Adapun tujuh warga dimaksud, empat pria dewasa dan tiga perempuan dewasa. Tiga warga Distric Oecusse masing-masing, Jose Antonio Sequiera Neno, Ludowika sequera Lelan, Lili Falencia SequeraLelan, Sementara empat warga Balibo, Distric Bobonaro yakni, Dimentino Reis Gama, Bendita Gama, Virgina Santos dan Martinus Bareto dari Suai, Distric Kovalima.

Kepala Imigrasi Kelas II Atambua, Kurniadie melalui Kasi Informasi dan Sarana Komunikasi, Gunawan Kuntoro menyampaikan hal itu ketika dihubungi media, Jumat (28/4) pagi.

Menurut Gunawan, ketujuh WNA asal Timor Leste itu diamankan petugas Imigrasi beberapa waktu lalu sebelum hari raya Paskah dan setelah Paskah di tempat yang berbeda. Tiga warga Oecusse tiga di wilayah TTU, tiga di Belu dan satu warga lain di Metamauk, Desa Alas Selatan, Kobalima Timur, Kabupaten Malaka.

“Kita terima pelimpahan dari Pos Imigrasi Wini dan Metamauk. Kita sudah BAP semuanya sebelum dipulangkan kemarin. Setelah didalami mereka tinggal di pinggiran batas yang kurang wawasan, informasi soal administrasi melintas antar negara,” ujar dia.

Baca Juga :   Irigasi Putus, Ratusan Hektare Sawah di Tohe, Belu, Tak Digarap

Lanjut Gunawan, alasan mereka dari keterangan yang diambil ada yang libur Paskah, ada yang urusan adat. Tapi pada intinya kita tetap lakukan penegakan hukum terkait pelintas illegal. “Kemarin sore kita pulangkan semuanya pakai dua kendaraan. Tiga melalui pintu lintas batas Wini dan empat melalui pintu lintas batas Mota’ain,” urai dia.

Gunawan berharap, dengan pemulangan tujuh WNA Timor Leste ada efek jerah bagi warga negara tetangga sebelah. Sehingga kedepan apabila mau melintas atau menyeberang ke TTU, Malaka atau Belu wilayah Indonesia memiliki dokumen resmi seperti paspor mengikuti prosedur yang telah ditentukan. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top