RAGAM

Yonif Raider 712/WRT Gantikan Yonif Raider 641/BRU Sebagai Satgas Pamtas Sektor Timur RI-RDTL

ATAMBUA, Kilastimor.com-Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 641/Beruang mengakhiri tugasnya sebagai Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur di wilayah Kabupaten Belu, Timor Barat digantikan dengan satuan Yonif Raider 712/Wiratama asal Kota Manado, Propinsi Sulawesi Utara.

Dansatgas Pamtas RI-RDTL

Dansatgas Pamtas RI-RDTL

Danyonif Raider 641/Bru, Letkol Inf. Wisnu Herlambang dalam lepas sambut di Mako Satgas Pamtas, Umanen, Kecamatan Atambua Barat, Kamis (6/4/2017) menyampaikan ucapan limpah terimakasih kepada seluruh warga yang telah mendukungan penugasan selama sembilan bulan menjaga kedaulatan NKRI di perbatasan Belu-Timor Leste.

“Kami juga berterimakasi pada Pemda, Forkopimda dan seluruh elemen stakeholder yang telah berpartisipasi bantu kami selesaikan tugas pokok jaga wilayah perbatasan Belu dan Timor Leste dengan baik,” ujar Wisnu.

Dijelaskan, selama menjalankan tugas pokok satuannya banyak berinteraksi dengan masyarakat Belu masih banyak yang salah kata ucap, sikap dan perbuatan yang kurang berkenan dirinya mewakili Yonif Raider 641/Bru memohon maaf. Sehingga bisa kembali dengan selamat ke Markas di Kota Singkawang dan berkumpul dengan keluarga.

“Selain menjalankan tugas pokok, kami juga telah laksanakan program satgas pemberdayaan masyarakat. Meski dengan keterbatasan yang ada, Satgas yang baru terus lanjutkan dan kembangkan program-program lain memberdayakan warga perbatasan Belu,” harap Wisnu.

Dansatgas Yonif Raider 712/Wrt, Letkol Inf. Elvino Yudha Kurniawan mengatakan, satuannya diberikan tugas mulia dari negara sebagai Satgas di Sektor Timur wilayah Belu untuk melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI-Timor Leste selama 9 bulan kedepan.

Baca Juga :   Sidang Telat, Mateus Bere Bau Kritisi Pimpinan DPRD dan Penjabat Bupati

“Besar harapan dengan keberadaan kami bisa berkenan di hati masyarakat perbatasan Belu. Kami mohon kerjasama, sport dari seluruh unsur elemen sehingga kami dapat laksanakan tugasnya dengan aman dan lancar,” pinta Elvino.

Sementara itu Wakil Bupati Belu, J.T Ose Luan mengatakan, keberadaan Satgas Pamtas di wilayah perbatasan Belu dan Timor Leste sejak tahun 2000 silam telah banyak memberikan inspiratif dan hal-hal positif bagi warga di wilayah Kabupaten Belu. Kehadiran Satgas di perbatasan Belu ini suatu kebangaan bagi seluruh warga, bentuk pengabdian pertahankan kedaulatan bangsa Indonesia.

“Pesan saya untuk Satgas lama, apa yang kurang dari Belu di tinggalkan dan bawa pulang yang manis ke Singkawang. Selamat datang untuk Yonif Raider 712/Wrt sebagai Satgas baru, Pemerintah akan dukung tugas dalam menjaga wilayah kedaulatan NKRI,” kata Ose.

Turut hadir pada acara lepas sambut tersebut, Sekda Belu, Dandim 1605/Belu, Danyon Raider Sus 744/SYB, Kajari Belu, Perwakilan Polres Belu, Wadanki Brimob Atambua, Tokoh Agama, Perwakilan Imigrasi dan Bea Cukai Atambua. (yan)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top